Mataram (suarantb.com) – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memperkuat jejaring dan kerja sama akademik internasional melalui keikutsertaan dalam International Conference on Islamic Education and Development (ICIED) 2026.
Konferensi tersebut berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di Universiti Utara Malaysia (UUM), Sintok, Kedah, Malaysia, dengan mengusung tema “Transforming Islamic Education for Global Excellence and Sustainable Future.”
Wakil Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Prof. Dr. H. Saparudin, M.Ag., menjelaskan, forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari Indonesia, Malaysia, Jerman, Yordania, dan Thailand untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan pendidikan Islam.
‘’Keterlibatan Pascasarjana UIN Mataram dalam ICIED 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan akademik dengan berbagai institusi dan komunitas pendidikan di tingkat internasional,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.
Pertemuan lintas negara tersebut, tambahnya, membuka ruang untuk membangun komunikasi, bertukar pengetahuan, serta menjajaki peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan akademik. Kolaborasi menjadi penting karena tantangan pendidikan Islam saat ini tidak lagi hanya bersifat lokal, tetapi juga berkaitan dengan perubahan dan perkembangan global.
Diakuinya, salah satu bentuk kontribusi UIN Mataram dalam konferensi tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dirinya mewakili Pascasarjana UIN Mataram, sebagai keynote speaker.
Kehadiran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan gagasan dan kapasitas akademik UIN Mataram di forum internasional sekaligus membangun jejaring dengan akademisi dari berbagai negara. ‘’Ruang pertemuan seperti ICIED juga dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan penelitian bersama, pertukaran akademik, publikasi, dan bentuk kerja sama lainnya,’’ tambahnya.
Melalui ICIED 2026, Pascasarjana UIN Mataram diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta dalam konferensi, tetapi mampu menjadikan forum internasional sebagai titik awal kerja sama yang berkelanjutan. Jejaring yang terbangun di Sintok, Kedah, dapat dikembangkan menjadi kolaborasi yang lebih konkret antara UIN Mataram dan institusi pendidikan di berbagai negara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Pascasarjana UIN Mataram dalam jaringan akademik internasional serta memberikan kontribusi lebih luas terhadap pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan. (r)


