BerandaNTBKOTA MATARAMSudah Terakomodir

Sudah Terakomodir

- Advertisement -

PEMERINTAH Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, memastikan seluruh masyarakat yang terdampak banjir di sempadan Sungai Ancar, Lingkungan Karang Jero, telah terakomodasi melalui relokasi ke hunian sementara (huntara).

Lurah Karang Taliwang, Lalu Halid Wahyu Jati, mengatakan warga yang terdampak banjir pada Juli 2025, khususnya mereka yang tinggal di sempadan Sungai Ancar, telah direlokasi ke huntara oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram.

“Sudah tidak ada (yang tinggal di sempadan Sungai Ancar) karena pada saat banjir Kali Ancar itu semuanya telah terakomodasi dari Dinas Perkim,” ujarnya, Senin (31/8).

Ia menjelaskan, pascabanjir yang terjadi pada 6 Juli 2025, masyarakat tidak lagi diperbolehkan membangun tempat tinggal maupun bangunan lain di kawasan sempadan sungai. Larangan tersebut juga berlaku untuk bangunan sederhana seperti saung.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terulangnya dampak banjir sekaligus melindungi keselamatan masyarakat. Keberadaan bangunan di sekitar aliran sungai dinilai dapat meningkatkan risiko ketika terjadi luapan air, terutama saat musim hujan.

Menurut Halid, masyarakat pada dasarnya memang dilarang mendirikan bangunan di daerah aliran sungai (DAS) karena kawasan tersebut harus dijaga agar fungsi dan aliran sungai tidak terganggu.

“Sekarang tidak ada aktivitas lagi, sudah aman,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan tersebut dan tidak kembali membangun bangunan dalam bentuk apa pun di kawasan DAS. Selain menjaga kelancaran aliran sungai, larangan tersebut juga penting untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan warga yang tinggal di sekitar sungai.

Pemerintah kelurahan, lanjutnya, akan terus mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan kawasan sempadan sungai sebagai tempat tinggal maupun mendirikan bangunan lainnya.

“Kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak membangun apa pun di DAS. Selain menjaga aliran sungai, ini juga untuk keselamatan masyarakat,” katanya.

Dengan telah direlokasinya warga terdampak, pemerintah kelurahan berharap kawasan sempadan Sungai Ancar dapat tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari mitigasi bencana untuk mengurangi potensi dampak banjir apabila terjadi peningkatan debit air sungai pada musim hujan. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO