Mataram (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat rutin menjaga keamanan pengendara dengan cara membantu pelajar menyeberang. Setiap harinya, Satpol PP menurunkan tiga orang personel untuk membantu pelajar di SMAN 1 Mataram.
Kepala Satpol PP NTB, Nunung Triningsih, mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan sejak Agustus 2026 kemarin. Sembari melihat perkembangan ke depannya, bantuan keamanan menyeberang ini bisa saja menyasar sekolah-sekolah di Mataram lainnya.
“Setiap hari di jam 06.30 – 07.30 Wita. Untuk awal kami baru di SMAN 1 Mataram dulu sambil melihat perkembangan selanjutnya,” ujarnya, Senin, 15 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 06.30 hingga 07.30 Wita tersebut, lanjutnya melibatkan personel dari Bidang Tibum yang di pimpin lagsung oleh, Kasi OPS, Murne. sebagai bagian dari mobilisasi pengamanan dan pelayanan masyarakat.
Sejak pagi, personel ditempatkan di sekitar akses masuk sekolah untuk membantu siswa yang hendak menyeberang sekaligus memantau kondisi lalu lintas yang mulai ramai. Kehadiran petugas di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelajar dan pengguna jalan, terutama pada waktu masuk sekolah ketika aktivitas kendaraan cukup padat.
Bagi Satpol PP NTB, tugas di lapangan tidak hanya berkaitan dengan penegakan ketenteraman dan ketertiban umum. Hal-hal sederhana seperti membantu pelajar menyeberang juga menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kehadiran personel secara langsung di ruang publik, Satpol PP NTB berupaya memastikan lingkungan sekitar sekolah tetap aman, tertib, dan nyaman bagi para pelajar maupun pengguna jalan lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Jalan Pendidikan terpantau aman dan lancar hingga seluruh rangkaian selesai.
Kehadiran personel Linmas di kawasan sekolah, tambah Mantan Kadis Sosial NTB itu menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan aktivitas pelajar menuju sekolah berlangsung aman sekaligus membantu menjaga ketertiban lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.
“Langkah tersebut sejalan dengan perhatian aparat di sejumlah daerah terhadap keselamatan pelajar di sekitar lingkungan sekolah, termasuk pengaturan lalu lintas dan bantuan penyeberangan untuk mengantisipasi kepadatan maupun potensi kecelakaan,” jelasnya.
Di NTB sendiri, upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar juga terus diperkuat melalui edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas yang dilakukan Polda NTB beberapa hari terakhir. Dalam pelaksanaan mobilisasi Linmas tersebut, situasi di Jalan Pendidikan terpantau aman dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
“Sekaligus menegaskan bahwa kehadiran Linmas bukan sekadar menjaga ketenteraman, tetapi juga hadir langsung memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di ruang publik,” pungkasnya. (era/*)



