BerandaBIMAPerbaikan Jalan Rusak Dikerjakan Bertahap

Perbaikan Jalan Rusak Dikerjakan Bertahap

Bima (Suara NTB) – Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy mengakui masih banyak ruas jalan di Kabupaten Bima, belum dapat diperbaiki akibat keterbatasan anggaran. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mendata sejumlah ruas jalan rusak untuk ditangani secara bertahap.

 “Memang masih banyak ruas jalan kita yang belum bisa kita perbaiki karena keterbatasan dana. Data-data sudah masuk semua di Pemda, di PUPR. Nanti kita akan perbaiki secara bertahap sesuai kapasitas yang kita miliki,” ujarnya, Senin (12/10).

Penanganan jalan rusak tidak hanya dilakukan pada satu tahun anggaran. Pemerintah daerah kata dia, akan terus mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan maupun perbaikan jalan pada tahun-tahun berikutnya.

Wabup belum berani memastikan penanganan prioritas ruas jalan yang rusak parah, termasuk kondisi jalan di Kecamatan Wera dan Lambitu yang dinilai cukup parah. Padahal, kondisi jalan di Lambitu menjadi perhatian masyarakat, terutama di wilayah yang akses jalannya mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

Ia memahami bahwa masyarakat berharap pendataan yang telah dilakukan pemerintah daerah dapat segera ditindaklanjuti dengan pekerjaan fisik yang terukur. Selain pemeliharaan rutin, perbaikan menyeluruh pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.

Berdasarkan data kondisi jalan yang dihimpun total panjang jalan kewenangan pemerintah kabupaten tercatat 831,61 kilometer. Pada 2025, jalan dalam kondisi rusak berat mencapai 350,61 kilometer atau sekitar 42 persen dari total jaringan jalan. Sementara itu, jalan dalam kondisi baik tercatat sepanjang 308,36 kilometer.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa panjang jalan dalam kondisi baik terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir, dari 409,68 kilometer pada 2023 menjadi 348,53 kilometer pada 2024, kemudian 308,36 kilometer pada 2025.

Sementara itu, panjang jalan dengan kategori rusak berat meningkat dari 106,84 kilometer pada 2023 menjadi 365,68 kilometer pada 2024, sebelum tercatat 350,61 kilometer pada 2025. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO