BerandaNTBDOMPUWisuda 241 Sarjana, STKIP Yapis Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali untuk Enam...

Wisuda 241 Sarjana, STKIP Yapis Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali untuk Enam Prodi


Dompu (Suara NTB) – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Dompu, mewisuda 241 sarjana pada Wisuda Angkatan XII Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Samakai Dompu, Rabu (21/10). Wisuda tahun ini menjadi momentum istimewa seiring keberhasilan kampus tersebut meraih akreditasi Baik Sekali untuk enam program studi (prodi), termasuk akreditasi institusi.


Wisuda yang dipimpin Ketua STKIP Yapis Dompu, Dr. Dodo Kurniawan, tersebut diikuti lulusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 26 orang, Pendidikan Sejarah sembilan orang, Pendidikan Bahasa Inggris 19 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 75 orang, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 30 orang, serta Pendidikan Teknologi Informasi 82 orang.


Dari 241 wisudawan, ditetapkan 10 lulusan terbaik. Anggun Puspitasari dari PGSD meraih IPK tertinggi, yakni 3,99, disusul Dita Aprilia (PGSD) dengan IPK 3,98 dan Restian Rangga Perdana dari Pendidikan Teknologi Informasi dengan IPK 3,97.


Ketua STKIP Yapis Dompu, Dr. Dodo Kurniawan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur kampus. Selain enam prodi yang telah terakreditasi Baik Sekali, sebanyak 11 dosen STKIP Yapis Dompu juga berhasil memperoleh hibah dari Kemendikti Saintek dan Kemenbud.


“Wisuda Angkatan XII ini istimewa karena seluruh enam prodi telah terakreditasi Baik Sekali. Capaian ini tidak diraih dengan mudah, tetapi melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” ujarnya.


Ia menegaskan, akreditasi bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan cerminan kualitas pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi mulai dari pembelajaran, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.


Untuk mencapai visi sebagai perguruan tinggi unggul, berwawasan Islami, dan berdaya saing nasional pada 2028, pihaknya terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah, alumni, serta dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.


Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Dompu, Arman H. Anwar Manan, SE., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Nadirah, SE.Akt, menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas yayasan. STKIP Yapis Dompu telah meraih akreditasi institusi Baik Sekali dari BAN-PT sejak 29 Agustus 2023, disertai capaian serupa pada seluruh prodi.


Yapis Dompu juga mencatat prestasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan masuk klaster madya nasional berdasarkan kinerja yang tercatat pada SINTA. Selain itu, 10 mahasiswa lolos Program Kampus Mengajar dan 13 mahasiswa mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dengan penempatan di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Jember, dan Universitas Pendidikan Indonesia.


Arman menyebut, pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi modal penting bagi yayasan untuk memperluas layanan pendidikan tinggi, termasuk menyiapkan langkah menuju Universitas Yapis Dompu. Upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelayakan kelembagaan dan kesiapan sumber daya dosen.


Ia juga berpesan kepada para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan menjaga nama baik almamater. “Kesediaan untuk terus belajar akan membantu saudara menghadapi perubahan dalam profesi maupun kehidupan bermasyarakat,” pesan Arman.
Kepala LLDikti Wilayah VIII Bali-NTB, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., melalui perwakilannya, Made Adi Kartika Yasa, ST., MM., mengingatkan perguruan tinggi agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Penelitian, tugas akhir, inovasi, serta pengabdian kampus diharapkan mampu menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat. “Mutu yang sesungguhnya terlihat ketika lulusan berkarya, menjaga integritas, dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.


Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, turut mengapresiasi kontribusi Yapis Dompu yang telah berdiri selama 26 tahun. Ia berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kecerdasan emosional, dan integritas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Menurutnya, gelar sarjana bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. “Gelar sarjana yang diraih saat ini, bukan akhir dari perjuangan. Ini merupakan babak awal dalam kita berjuang untuk Masyarakat. Karena harapan akhir semua Pendidikan di setiap tingkatan, bagaimana kita berbaur dan berkontribusi bagi Masyarakat,” katanya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN















VIDEO