BerandaNTBKOTA MATARAMDLH Mataram Belum Mampu Peremajaan Armada Sampah

DLH Mataram Belum Mampu Peremajaan Armada Sampah

Mataram (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram belum dapat melakukan peremajaan kendaraan roda tiga pengangkut sampah yang mulai banyak mengalami kerusakan di sejumlah lingkungan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama untuk mengganti armada yang tersebar di 325 lingkungan tersebut.

Kepala DLH Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, mengatakan kebutuhan anggaran untuk pengadaan kendaraan roda tiga bagi seluruh lingkungan diperkirakan mencapai Rp15 miliar hingga Rp17,5 miliar.

“Kalau kita mengadakan semua, maka kita harus mengalokasikan anggaran sebanyak Rp15 miliar sampai Rp17,5 miliar. Terus uang dari mana?,” ujarnya, Kamis (29/10).

Ia menjelaskan, selama ini pengadaan kendaraan roda tiga cukup terbantu melalui dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Mataram. Pengadaan armada tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan alokasi anggaran yang tersedia.

Dalam setiap pengadaan, jumlah kendaraan yang dibeli biasanya berkisar lima unit hingga 10 unit. Menurutnya, jika pengadaan dilakukan dalam skala kota, diperlukan keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya agar kebutuhan armada dapat terpenuhi.

“Kalau untuk skala kota, kemungkinan harus OPD lain juga terlibat supaya bisa terealisasi,” katanya.

Nizar menambahkan, kendaraan roda tiga pengangkut sampah di tingkat lingkungan bukan berada di bawah kewenangan DLH, melainkan masing-masing kecamatan. DLH hanya memfasilitasi kendaraan operasional untuk penyapu jalan serta armada pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) menuju tempat pemrosesan akhir (TPA).

Terkait wacana pemangkasan atau efisiensi anggaran pokir DPRD untuk tahun anggaran mendatang, DLH masih menunggu kepastian kebijakan tersebut. Pembahasan anggaran nantinya akan disinkronkan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Kota Mataram.

Nizar berharap, apabila terdapat pemangkasan anggaran pokir DPRD, sebagian alokasinya dapat dialihkan untuk peremajaan kendaraan roda tiga di tingkat kecamatan.

“Menurut saya, jika memungkinkan, anggaran pokir dewan yang dipangkas bisa dialihkan untuk peremajaan kendaraan roda tiga,” harapnya.

Sementara itu, kondisi 325 armada pengangkut sampah di Kota Mataram menjadi sorotan DPRD. Kendaraan yang pengadaannya dilakukan pada 2017 tersebut dinilai sudah membutuhkan peremajaan. Pemerintah kota pun didorong segera melakukan penggantian armada yang kondisinya mulai mengalami kerusakan. (pan)

IKLAN

spot_img
Artikulli paraprak
Artikulli tjetër
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO