Sumbawa Besar (suarantb.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, menurunkan tim asesmen terpadu untuk melakukan pengecekan dampak kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Sumbawa, Jumat (24/1/2026) pekan kemarin.
“Tim asesmen terdiri dari dinas PUPR, BPBD, dan Inspektorat masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan lanjutan termasuk menghitung kebutuhan anggaran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nur Hidayat, kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Dayat melanjutkan, berdasarkan data ada sekitar banjir 17 kecamatan 30 desa yang terdampak bencana hidrometeorologi terutama banjir. Sementara untuk bencana angin puting beliung ada tiga sekolah yang hilang atapnya yakni di Desa Klungkung dan Desa Muer.
“Jadi, untuk sementara ini kami masih data dulu kerusakan yang terjadi di lapangan sebelum kita lakukan penanganan lebih lanjut termasuk kebutuhan anggarannya,” ucapnya.
Ia meyakinkan, dampak bencana yang terjadi selama dua hari terakhir didominasi bencana banjir yang merendam ratusan rumah warga dan ratusan hektare lahan pertanian. Sementara yang paling parah terjadi di Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Bontong yang merendam puluhan rumah.
“Empang dan Tarano menjadi lokasi terparah terdampak bencana dalam dua hari terakhir. Distribusi logistik juga sudah kami lakukan untuk membantu masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendataan terhadap infrastruktur yang rusak juga masih terus dilakukan tim asesmen terpadu. Jika hasil tim assesment sudah keluar, maka pihaknya akan langsung melakukan penanganan lebih lanjut.
“Kalau untuk kebutuhan anggaran, nanti akan kita sesuaikan dengan hasil dari tim asesmen. Tetapi yang jelas berapa pun anggaran untuk penanganan tetap akan kita siapkan,” tambahnya.
Dayat mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada bencana hidrometeorologi yang berpotensi masih terus terjadi di Sumbawa. Hal itu terjadi karena bibit siklon tropis dari Australia sudah mendekati Flores. Hal ini yang akan dikhawatirkan memberikan dampak terhadap bencana di Sumbawa.
“Ini yang perlu kita waspadai, adanya bibit siklon tropis di wilayah Flores karena pasti akan terjadi hujan yang berkepanjangan dan angin kencang,” tukasnya. (ils)


