PEMERINTAH Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, memfokuskan pengawasan menjelang perayaan Tapa Brata Penyepian bagi umat Hindu yang berlangsung di Lingkungan Montong Are, tepatnya di Kampung Kebon Dewa. Pengamanan juga dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pawai malam takbiran dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.
Lurah Mandalika, Lalu Heru Nuryadin, mengatakan pihak kelurahan telah menyiapkan skema pengamanan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang melibatkan unsur tiga pilar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengingat dua kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Biasanya saat Nyepi kami menyiapkan patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di lokasi tersebut,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Menurut Heru, pengamanan difokuskan di Lingkungan Montong Are karena kawasan tersebut merupakan wilayah dengan jumlah umat Hindu terbanyak di Kelurahan Mandalika. Terlebih, Kampung Kebon Dewa selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan umat Hindu di wilayah tersebut.
Selain menyiapkan patroli, pemerintah kelurahan bersama pecalang juga memasang papan informasi di sejumlah titik sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat yang melintas atau berkunjung ke kawasan tersebut. Papan informasi itu berisi ajakan untuk menghormati pelaksanaan ibadah Nyepi dengan menjaga ketertiban, mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu, serta mematuhi aturan yang berlaku selama perayaan berlangsung.
Heru menjelaskan, masyarakat di Kelurahan Mandalika pada umumnya sudah memahami tradisi dan aturan yang berlaku selama perayaan Tapa Brata Penyepian. Bahkan, warga dari berbagai latar belakang agama selama ini turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan suasana kondusif di lingkungan tersebut.
“Selama ini toleransi antarwarga cukup baik. Masyarakat sudah saling memahami dan menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing,” katanya.
Untuk mengintensifkan pengawasan, tim Satgas yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satlinmas, serta pecalang akan disiagakan di beberapa titik di sekitar lokasi pelaksanaan Nyepi. Mereka juga akan melakukan patroli secara berkala untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Langkah ini diharapkan dapat menjamin pelaksanaan ibadah Nyepi berlangsung dengan khusyuk, sekaligus memastikan kegiatan pawai malam takbiran oleh umat Muslim tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan di lingkungan sekitar.
Heru menambahkan, umat Hindu di Kelurahan Mandalika tidak tersebar di seluruh lingkungan. Mayoritas berada di Lingkungan Montong Are.
Karena itu, pengamanan dan pengawasan difokuskan di kawasan tersebut agar seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berlangsung tertib, aman, dan saling menghormati antarumat beragama. (pan)

