Senin, April 6, 2026

BerandaNTBSUMBAWAKebakaran di Sumbawa, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp6 Miliar

Kebakaran di Sumbawa, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp6 Miliar

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Sumbawa, mencatat sekitar 44 unit rumah yang terdampak musibah kebakaran hingga awal bulan April tahun 2026. Akibat peristiwa tersebut diperkirakan kerugian mencapai Rp6 miliar lebih.

“Paling banyak kejadian terjadi pada bulan awal bulan Maret sebanyak 31 rumah di desa Kalimango, Kecamatan Alas dengan kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar,” kata Kadis Damkarmat kepada Suara NTB, melalui Kabid Operasi Syahruddin Fachri, pekan kemarin.

Selain rumah, musibah tersebut turut menelan korban jiwa dari petugas pemadam kebakaran saat melakukan upaya pemadaman usai tersengat aliran listrik. Sementara hasil investigasi pasca kejadian, rata-rata kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik.

“Rata-rata kebakaran terjadi karena pemilik rumah yang lalai, apalagi Sumbawa saat ini masuk dalam dasarian pertama musim kemarau,” sebutnya.

Berdasarkan hasil hitungan sementara dampak dari kebakaran tersebut, ditaksir menimbulkan kerugian materil mencapai Rp6,01 miliar. Bahkan kejadian kebakaran di Desa Kalimango, kerugiannya mencapai Rp5 miliar, karena ada 31 unit beserta isinya ludes terbakar dan beberapa rumah lainnya hanya terdampak.

“Ini aja per Januari hingga awal bulan April kerugian materilnya mencapai Rp6,01 miliar belum lagi masuk yang bulan Mei hingga September, pasti angkanya juga bertambah,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat sebelum meninggalkan rumah harus memastikan dalam kondisi aman. Pastikan semua kelistrikan aman dan tidak ada yang rusak. Hal itu dilakukan untuk menekan terjadinya bencana kebakaran.

“Pastikan dulu rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, sehingga hal yang tidak diinginkan bisa ditekan apalagi saat ini musim kemarau,” tambahnya.

Ia meminta masyarakat melalukan peremajaan instalasi kelistrikan untuk menjaga keselamatan dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang lebih fatal. Karena jika dibiarkan dikhawatirkan akan menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

“Kita harus waspada kemungkinan yang akan terjadi dengan tetap melakukan pengecekan secara intensif terhadap instalasi kelistrikan yang kita miliki,” tukasnya. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO