Giri Menang (Suara NTB) – Aksi vandalisme oleh oknum tak bertanggung jawab terjadi di Alun-alun Giri Menang Park (GMP) Taman Kota Gerung yang berada di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar). Kursi kayu di areal Alun-alun patah dan di bagian belakang monumen teratai dicoret dengan kata-kaya tak pantas oleh oknum tak bertanggung jawab. Kondisi ini pun menuai sorotan dari warga dan Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha.
Pantauan media di Alun-alun GMP Kota Gerung, fasilitas kursi kayu yang berada di depan lapangan dirusak. Bagian kayu pada kursi itu patah. Beberapa kursi juga dicoret-coret oleh tangan jahil. Bagian belakang bangunan monumen teratai dan tulisan Giri Menang Park juga tak luput dari aksi vandalisme coret-coret oleh oknum tak bertanggung jawab. Beberapa titik di bagian bangunan itu ditulis menggunakan cat. Tulisannya pun menggunakan kata-kata tak pantas.
Persis di belakang monumen replika teratai itu, bau kencing menyengat. Bahkan di lokasi, tampak masih tersisa air kencing dari oknum. Padahal di sekitar Areal Alun-alun itu disediakan toilet umum untuk pengunjung. Salah seorang pengunjung menyayangkan oknum tak bertanggung jawab yang merusak fasilitas publik di areal Alun-alun itu. “Harusnya fasilitas publik ini harus tetap dijaga, kan ini untuk kepentingan kita bersama,” kata Ayu, warga Dasan Baru ditemui di Alun-alunm Sabtu malam (11/4/2026).
Menurutnya, fasilitas ini dinikmati atau dimanfaatkan oleh semua orang sehingga harus dijaga bersama-sama. Terlebih Alun-alun Taman Kota sudah dibangun oleh Pemkab dengan berbagai fasilitas publik yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Perubahan kota ini menurutnya begitu bagus dengan pembangunan fasilitas untuk warga masyarakat.
Sementara itu, Wabup Hj. Nurul Adha juga menyayangkan fasilitas publik di areal Alun-alun dirusak dan dicoret-coret oleh oknum tak bertanggung jawab. “Melihat fasilitas publik kursi Taman kita sudah ada yang rusak, saya berharap kepada masyarakat, agar kita menjaga bersama,” kata Una sapaan Wabup Lobar ini.
Menurut Una, Alun-alun Taman kota ini fasilitas publik yang dibangunkan Pemkab dalam hal ini oleh Bupati, diperuntukkan bagi masyarakat supaya bisa menikmati alun-alun taman kota ini. Tetapi fasilitas publik ini juga sangat membutuhkan kepedulian bersama untuk memeliharanya. Termasuk ia mengiimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebab DLH telah memfasilitasi banyak bak sampah di areal Alun-alun.
“Harapannya agar kita memiliki kesadaran bersama menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” harapnya. (her)

