Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melepas 393 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Minggu (26/4/2026).
Sejak pukul 06.30 Wita, ribuan keluarga dan kerabat memadati lokasi pelepasan untuk mengantar anggota keluarganya menuju Tanah Suci. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai momen keberangkatan yang telah lama dinantikan para jemaah.
Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, secara resmi melepas CJH Kota Mataram yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Lombok. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa hari keberangkatan haji merupakan momen penuh kebahagiaan sekaligus mengharukan bagi para jemaah yang telah lama menanti kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
“Hari ini Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjawab doa-doa Bapak/Ibu, sehingga dapat berangkat menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang membutuhkan pemahaman, kesabaran, dan kesungguhan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah, baik rukun, wajib, maupun sunah.
Ia menambahkan, perjalanan ibadah haji yang berlangsung sekitar 40 hari akan menjadi ujian kesabaran sekaligus pembelajaran bagi setiap jemaah. Karena itu, seluruh jemaah diingatkan untuk melaksanakan ibadah dengan penuh keikhlasan, ketawakalan, serta niat yang tulus semata-mata mencari rida Allah SWT.
Orang nomor satu di Kota Mataram ini menegaskan, Pemkot Mataram berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah sejak persiapan hingga keberangkatan. Ia juga meminta para jemaah mengikuti seluruh arahan selama manasik haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan sempurna.
Selain menjalankan ibadah ritual, ia mengingatkan pentingnya menjaga ibadah sosial selama di Tanah Suci. Para jemaah diimbau saling membantu, menjaga kebersamaan, serta mempererat persaudaraan.
“Dalam perjalanan nanti tentu akan ada berbagai ujian yang menguras tenaga dan perasaan. Di situlah kesabaran kita diuji. Mari saling mengingatkan untuk menjaga lisan, sikap, dan perbuatan agar terhindar dari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah haji,” pesannya.
Wali Kota bersama jajaran pemerintah dan keluarga jemaah turut mendoakan agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta perlindungan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dengan selamat, serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” harapnya. (pan)

