BerandaNTBSUMBAWAKesiapsiagaan Bencana di Pulau Kecil, Pemkab Sumbawa Minta Desa Siapkan Anggaran

Kesiapsiagaan Bencana di Pulau Kecil, Pemkab Sumbawa Minta Desa Siapkan Anggaran

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, menginstruksikan kepada masing-masing desa untuk menyiapkan anggaran kesiapsiagaan bencana sebagai bentuk antisipasi. Tujuannya agar penanganan yang dilakukan bisa lebih cepat dan maksimal.

“Kepada para kepala desa, saya berharap dana desa juga digunakan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang tangguh bencana. Jangan hanya membangun fisiknya saja, tetapi manusianya juga harus disiapkan,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, Kamis (21/5).

Jarot melanjutkan, pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus juga memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana. Khusus masyarakat di pulau kecil memiliki tantangan yang berbeda dibanding wilayah daratan utama.

Bupati mengingatkan sudah ada berbagai kejadian sebelumnya, termasuk kebakaran di kawasan pulau dan pengalaman gempa bumi beberapa tahun lalu. Hal itu harus menjadi pelajaran penting, agar seluruh pihak lebih serius membangun sistem kesiapsiagaan yang kuat hingga ke tingkat desa.

“Penguatan komitmen bersama antar pemerintah daerah, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait dalam membangun ketangguhan masyarakat pesisir menjadi hal yang paling utama untuk menekan dampak kerugian akibat bencana,” ucapnya.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi NTB, Dr. Rahmat Sabani mengatakan Kabupaten Sumbawa merupakan satu-satunya daerah di Pulau Sumbawa yang mendapatkan program kajian ketangguhan pulau kecil. Program ini dirancang untuk melihat secara menyeluruh kondisi ketangguhan masyarakat pesisir dan pulau kecil.

“Kabupaten Sumbawa dipilih karena memiliki karakteristik wilayah kepulauan yang sangat khas dan membutuhkan penguatan ketangguhan secara serius,” ucapnya.

Kepala Desa Labuhan Aji, Sofyan mengatakan proses pengkajian yang dilakukan sejak tahun lalu telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.

“Tahun lalu sudah mulai dilakukan pengkajian dari FPRB. Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat di desa kami, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnyanya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO