BerandaNTBSUMBAWATarif Dasar Air Perumdam Tetap Dinaikkan

Tarif Dasar Air Perumdam Tetap Dinaikkan


Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, memastikan tetap menaikan tarif dasar air Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Batulanteh. Pasalnya, tingginya biaya produksi air layak bagi masyarakat dinilai menjadi faktor utama.


“Kita sudah membahas bersama dewan pengawas dan Dirut, memang dari 10 kabupaten/ kota di NTB kita sudah hampir 15 tahun tidak melakukan penyesuaian tarif, sehingga harus kita lakukan,” kata Asisten Perekonomian Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya kepada Suara NTB, pekan kemarin.

Ia melanjutkan, tarif dasar air yang berlaku saat ini senilai Rp2.900 per meter kubik, sementara biaya produksi Rp3.500 per meter kubik. Sehingga upaya penyesuaian tarif tersebut merupakan hal yang harus dilakukan sembari tetap melakukan perbaikan terhadap pelayanan nantinya.


“Kami tetap berupaya menambah debit atau pasokan dari SPAM Ai Ngelar yang insyallah di tahun 2027 bisa berproses karena readines criteria (RC) sudah kami lengkapi,” ucapnya.


Pemerintah lanjut Suharmaji, memastikan tetap melakukan sosialisasi bersama managemen Perumdam terkait kebijakan penyesuaian tarif tersebut berjalan lancar dan aman. Karena pada prinsipnya penyesuaian tarif ini, agar Perumdam Batulanteh bisa sehat dan tidak bergantung pada pemerintah.


“Kita tetap akan melakukan sosialisasi kepada para pelanggan dan masyarakat secara umum. Apalagi penyesuaian tarif dilakukan setelah terakhir kita lakukan 15 tahun lalu,” ujarnya.


Selain sosialisasi, pihaknya juga akan melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Di tahun 2026,pihaknya mendapatkan anggaran sekitar Rp19, 5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum RI termasuk pembayaran pajak.


“Anggaran itu kita akan gunakan untuk merehabilitasi Instalasi pengolahan air pungka dan pergantian jaringan distribusi sepanjang 6 kilometer,” ujarnya.


Selain untuk rehabilitasi, anggaran juga digunakan untuk penambahan sambungan rumah baru di wilayah layanan Kecamatan Utan dan Alas. Selain itu, akan dilakukan penggantian jaringan distribusi utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Beringin Sila dan penambahan jaringan distribusi dengan total anggaran sekitar Rp8 Milyar.

“Rehabilitasi instalasi pengolahan air dan rehab rumah kimia SPAM Marenteh Alas sekitar Rp1,3 Milyar. Rehab Browncaptering Langkayam wilayah Layanan Plampang Rp350 juta serta rehab intake penyempeng dan rehab Browncaptering Layanan Empang Rp3 Milyar,” tukasnya. (ils)


IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO