Dompu (Suara NTB) – Masa jabatan H. Khairul Insyan, SE, MM., sebagai Penjabat Sekda Dompu telah berakhir 5 Juni 2026, setelah diperpanjang selama 3 bulan sejak 5 Maret lalu. Kendati sudah berakhir menjabat, Khairul masih menandatangani dokumen dalam kapasitasnya sebagai Pj Sekda Dompu.
Hal itu terlihat dalam pengumuman hasil seleksi administrasi ujian calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dompu masa jabatan 2026 – 2031 tanggal 8 Juni 2026. Dalam pengumuman itu, H. Khairul Insyan sebagai Pj Sekda Kabupaten Dompu dan juga ketua panitia pelaksana menandatangani pengumuman.
Dalam pengumuman itu, ada 11 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Diantaranya, Suryono Joko Ragil, S.Sos., H M Yakub, S.Ag., Suherman, S.Pd, Drs Ilham, Amir Hamzah, S.Sos, Drs H Dahlan HAR, Drs Farid RM, H Ramli Yadam, S.Sos., Haerul Suhur, S.Pi, Suharto Baco, SH., dan Drs H A Gani Malik.
Plt Kepala Bagian Kesra Setda Dompu, M Susatio, ST., yang dikonfirmasi terkait pansel pimpinan Baznas Kabupaten Dompu, Senin (8/6) mengaku tidak dilibatkan sebagai panitia seleksi. “Saya tidak masuk di kepanitiaan. Kabag Kesra tidak ada. Yang masuk Asisten 1,” ungkap Susatio.
Bagian Kesra sendiri sebagai panitia pelaksana seleksi perekrutan pimpinan Baznas Kabupaten Dompu dan kepanitiaan diketuai oleh Sekda. Berakhirnya masa jabatan Khairul Insyan sebagai Pj. Sekda dan ditunjuk kembali sebagai Plh Sekda, belum tersampaikan.
Pemilihan pimpinan Baznas Kabupaten Dompu ini diikuti oleh 11 orang untuk memilih 5 orang, dan semua peserta dinyatakan memenuhi syarat secara administrasi. Kesebelas orang ini akan mengikuti tes akademik pada 27 Juni, wawancara dan presentasi malakah di hadapan panitia dilakukan pada 28 Juni 2026. (ula)


