BerandaNTBLOMBOK TIMURSayembara Desain Gedung Serbaguna Lotim Masuki Tahap Akhir

Sayembara Desain Gedung Serbaguna Lotim Masuki Tahap Akhir

Selong (Suara NTB) – Sayembara desain Gedung Serbaguna Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang diperuntukkan bagi gedung wanita kini telah memasuki tahap akhir. Sayembara dengan total hadiah Rp125 juta ini digelar dengan harapan menghasilkan bangunan terbaik yang representatif bagi masyarakat Lotim.


“Karena saya tidak ingin bangunan yang kita bangun asal-asalan,” ujar Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. H. Iron, sapaan akrab Bupati Lotim ini menegaskan, dirinya ingin gedung yang akan menjadi pusat kegiatan masyarakat itu menggambaekan ciri khas masyarakat Suku Sasak.


Dituturkan, saat menjadi Wakil Bupati Lotim 2013-2018 rencana pembangunan gedung kantor Bupati lima lantai lumayan lama prosesnya. Bupati Ali Bin Dachlan saat itu kerap berkonsultasi dengan para konsultan bagaimana bentuk dan sebagainya. ‘Alhamdulillah, bangunan kantor Bupati ini tidak ketinggalan zaman,” ucapnya.


Pada Rabu, 10 Juni 2026, lima hasil karya terbaik sengaja dipamerkan di Kantor Bupati Lotim. Meskipun Bupati mengaku sudah mengantongi satu nama pemenang, ia sengaja memamerkan kelima desain terbaik tersebut dengan harapan bisa mendapatkan masukan dari masyarakat. “Silakan kasih masukan,” ucapnya.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) atas terselenggaranya sayembara ini.


Diketahui, Lotim sebenarnya sudah memiliki gedung wanita yang dibangun puluhan tahun lalu. Namun, gedung tersebut sudah cukup lama tidak pernah direhab. Kebutuhan masyarakat di era sekarang membutuhkan gedung yang lebih representatif. Pemkab Lotim hadir untuk membangun dengan kriteria gedung yang menampilkan budaya lokal, dengan latar Gunung Rinjani di utara dan pantai di selatan.


“Lotim mulai merangkak maju. Pedesaan diperhatikan, kota juga tidak luput dari perhatian. Pemkab Lotim sangat menghargai mereka yang terpilih dan diharapkan bisa menyuguhkan ikon Lotim. Seperti kantor bupati lama yang didiskusikan, karena diinginkan tampilkan ciri khas Lotim,” imbuh Bupati.


Perwakilan dewan juri yang juga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim, Achmad Dewanto Hadi, menjelaskan tahapan akhir proses sayembara desain gedung serbaguna.


“Pembangunan diharapkan dimulai akhir Oktober atau awal November. Setelah ini akan dilelang. Diharapkan pembangunan bisa segera dilaksanakan. Kandidat siapapun yang memenangkan dapat membantu menyusun detail sehingga pembangunan fisik bisa lebih sempurna,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Lotim sebagai daerah yang punya kapasitas dan kompetensi belum memiliki fasilitas yang representatif. Gedung serbaguna ini nantinya bisa menjadi tempat beraktivitas masyarakat. Lokasi yang dibangun cukup representatif, dan rata-rata masyarakat menginginkan pembangunan. Di samping kebutuhan, ini menjadi inovasi daerah. Harapan ke depan bisa dikelola khusus oleh UPT.


Sementara itu, Ketua IAI NTB, Agus Supriyadi, sebagai perwakilan arsitek mengapresiasi Pemkab Lotim atas digelarnya sayembara desain gedung serbaguna ini. “Jumlah peserta yang ikut sebanyak 120 orang. Ini jumlah terbesar skala nasional. 117 yang mengirim karya dari 15 provinsi se-Indonesia. Desain yang terpilih akan menjadi ikon di Gumi Patuh Karya. Hal ini akan berdampak pada sektor lain, seperti pendidikan, pariwisata, dan sektor lainnya,” jelasnya.


Gedung serbaguna ini direncanakan memiliki kapasitas 2.000 orang, dengan area luar yang bisa menampung lebih besar serta dilengkapi taman yang indah. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO