BerandaNTBKOTA MATARAMInsentif Rp3 Miliar untuk OPD Dongkrak PAD

Insentif Rp3 Miliar untuk OPD Dongkrak PAD

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram akan mengalokasikan dana sebesar Rp3 miliar yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas raihan penghargaan creative financing kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta kualitas pelayanan publik.

Masing-masing OPD akan menerima alokasi anggaran rata-rata antara Rp200 juta hingga Rp300 juta.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengatakan penghargaan creative financing merupakan bentuk apresiasi atas inovasi Pemkot Mataram dalam pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, pemanfaatan dana tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan PAD dan kualitas pelayanan publik.

“Dana ini kita dorong agar PAD meningkat. Pemanfaatannya harus benar-benar mampu memicu peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya, Kamis (18/6).

Menurut Alwan, beberapa sektor yang menjadi prioritas penerima dana antara lain Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk pembenahan ruang pelayanan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat. Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram juga memperoleh alokasi anggaran untuk peningkatan layanan kesehatan, termasuk pemenuhan kebutuhan obat-obatan.

Sebagian dana juga dialokasikan untuk program apresiasi pegawai berupa insentif bagi tim yang dinilai berkontribusi dalam pencapaian penghargaan tersebut. Di samping itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapatkan anggaran untuk membenahi sejumlah infrastruktur penunjang pelayanan publik.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah revitalisasi akses menuju Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kota Mataram.

“Kami fokus pada pembangunan jalan baru menuju Labkes agar masyarakat lebih mudah menjangkau layanan kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa sejumlah OPD lain juga mendapat alokasi dana dari penghargaan tersebut, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perdagangan.

Menurut Mohan, sekitar Rp200 juta akan digunakan untuk penataan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Eks Bandara Selaparang. Selain itu, dana juga akan dimanfaatkan untuk penambahan fasilitas taman bermain serta lampu penerangan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.

Sementara itu, untuk mendukung program kebersihan kota, Pemkot Mataram akan menambah armada pengangkut sampah guna mempercepat pencapaian target kota bebas timbunan sampah.

“Sekitar Rp200 juta kita alokasikan untuk penataan lapak UMKM di Eks Bandara Selaparang. Dana juga dipakai menambah fasilitas taman bermain dan lampu penerangan RTH Pagutan. Untuk kebersihan, kita tambah armada sampah agar target kota bebas timbunan tercapai,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO