BerandaNTBSUMBAWADua Lokasi Pembangunan KDKMP Masih Bermasalah

Dua Lokasi Pembangunan KDKMP Masih Bermasalah


Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa masih menemukan dua lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) masih bermasalah. Dua lokasi itu yakni, Desa Plampang di Kecamatan Plampang dan Desa Lamenta di Kecamatan Empang.


“Dua titik ini masih bermasalah, sehingga untuk sementara ini belum ada pembangunan yang dilakukan. Sementara dana yang sudah ada akan dialihkan untuk percepatan pembangunan KDKMP di wilayah lainnya,” kata Kadis KUKMindag Sumbawa, E. S. Adi Nusantara, kepada Suara NTB, Senin (22/6).


Adi melanjutkan, meski ada dua titik yang belum bisa dibangun, tetapi berdasarkan data terakhir yang sudah rampung pembangunannya di tujuh titik. Sementara, sisanya masih terus berproses dengan progres persentase masing-masing 20 persen-80 persen.


“Kemarin kan ada 75 titik yang belum memiliki lahan, nah dari jumlah tersebut 66 titik sudah ada kata kesepakatan sehingga bisa dilakukan pembangunan. Kalau untuk dtersebut itu kita tunda karena lahannya masih bermasalah,” ucapnya.


Persoalan lain yang ditemukan di lapangan yakni, ada lahan dan luasnya sudah sesuai persyaratan tetapi posisinya tidak strategis. Artinya, lokasi pembangunan gerai terdekat tidak berada di dekat pemukiman masyarakat, sehingga menjadi pertimbangan lebih lanjut.


“Jadi, ada lokasi yang kita anggap layak baik dari segi kontur tanah dan luas yang dibutuhkan sesuai, tetapi lokasi jauh sekitar 2 kilometer dari permukiman penduduk itu juga tidak disetujui oleh PT Agrinas,” ucapnya.


Pihaknya tetap mengupayakan untuk pembangunan gerai KDKMP tersebut, bisa tuntas di akhir tahun 2026. Pemkab Sumbawa saat ini terus berupaya mempercepat untuk pembangunan gerai KDKMP di beberapa desa yang status lahannya sudah tidak ada masalah.


“KDKPM di 69 (desa) pembangunannya terus berproses dan kami berharap sebelum akhir tahun 2026 bisa diresmikan dan langsung beroperasi,” timpalnya.


Pihaknya juga sudah melakukan pelatihan terhadap 330 pengurus KMP se Kabupaten Sumbawa pada akhir tahun 2025 lalu. Pelatihan itu dibagi dalam tiga wilayah, yakni di wilayah Timur, dalam Kota Sumbawa, dan wilayah Barat dan mereka sudah siap untuk bekerja.

“Semua pengurus KDKMP sudah kita latih dan mereka sudah siap untuk bekerja tinggal proses pembangunan Gerai untuk operasionalnya saja yang belum,” tukasnya.(ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO