Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) terus memperkuat langkah menuju World Class University melalui peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Hingga pertengahan tahun 2026, publikasi dosen dan peneliti Unram menunjukkan kontribusi kuat pada berbagai isu strategis, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan, lingkungan, perubahan iklim, biodiversitas, energi, inovasi, sosial-ekonomi, tata kelola, hingga kemitraan global.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan, capaian publikasi Scopus yang terkait dengan SDGs ini menjadi bagian penting dari arah pengembangan Unram sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global. Unggul karena publikasi Unram hadir dalam jurnal dan prosiding internasional bereputasi. Berdampak karena tema riset yang diangkat berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, pembangunan daerah, agenda nasional, dan tantangan global. Global karena karya ilmiah dosen dan peneliti Unram semakin memperoleh ruang diseminasi dalam ekosistem akademik internasional.
“Publikasi Scopus Unram yang terkait dengan SDGs menunjukkan sebaran kontribusi yang luas pada hampir seluruh dimensi pembangunan berkelanjutan. Capaian ini memperlihatkan bahwa riset Unram tidak hanya berfokus pada satu bidang tertentu, tetapi hadir dalam berbagai isu strategis yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Rektor.
Publikasi tersebut tidak hanya hadir pada jurnal dan prosiding internasional terindeks Scopus, tetapi juga mencakup sejumlah artikel yang terbit pada jurnal kategori top-tier dan Q1 pada bidang keilmuan masing-masing. Beberapa jurnal top-tier/Q1 yang menjadi tempat publikasi tersebut antara lain Nature Medicine, The Lancet Neurology, The Lancet Infectious Diseases, The Lancet Gastroenterology & Hepatology, dan The Lancet Respiratory Medicine pada bidang kesehatan dan kedokteran.
Selain itu, publikasi Unram juga hadir pada jurnal bereputasi seperti Preventive Veterinary Medicine, Science of the Total Environment, Biological Conservation, Biodiversity and Conservation, dan International Journal of Disaster Risk Reduction.
Pada bidang kesehatan, kontribusi Unram tampak melalui publikasi tentang beban penyakit respiratori kronis, infeksi saluran pernapasan bawah, meningitis, penyakit hati, risiko kardiometabolik, preeklamsia, vaksinasi pneumokokus, tuberkulosis, hingga pengembangan senyawa bioaktif untuk kesehatan. Tema-tema ini menunjukkan bahwa riset Unram tidak hanya memperkuat reputasi akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap penyelesaian masalah kesehatan masyarakat pada tingkat lokal, nasional, dan global.
Pada bidang ketahanan pangan, pertanian, dan peternakan, publikasi Unram membahas pengelolaan penyakit mulut dan kuku endemik dengan studi kasus di Nusa Tenggara Barat, pemanfaatan daun singkong sebagai pakan berkelanjutan, penggunaan pupuk hayati mikoriza dan pemupukan Zn-S pada tanaman padi, serta integrasi sapi-sawit untuk mendukung keberlanjutan produksi pangan. Isu-isu ini memperlihatkan kuatnya relevansi riset Unram dengan kebutuhan daerah dan agenda pembangunan nasional.
Pada bidang lingkungan dan keberlanjutan, publikasi Unram mengangkat tema mikroplastik pada garam konsumsi Indonesia, konservasi biodiversitas laut, ambang tekanan panas pada terumbu karang Indonesia, risiko iklim wilayah pesisir, kualitas air, sanitasi, energi terbarukan, pemanfaatan limbah, konservasi hutan, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Selain itu, publikasi Unram juga memperkuat kontribusi pada bidang pendidikan, inovasi teknologi, industri, sosial-ekonomi, dan tata kelola. Tema yang dikaji meliputi pengembangan educational games, pemanfaatan QR Code dalam pembelajaran, bahan ajar pariwisata halal, deteksi kualitas ekspor manggis berbasis teknologi, sistem deteksi dini penyakit udang vaname, pemanfaatan limbah kaca, klasifikasi pola batik berbasis kecerdasan buatan, keberlanjutan usaha, perlindungan tenaga kerja migran, mitigasi risiko bencana, serta ketahanan masyarakat adat.
Keterkaitan publikasi Scopus dengan SDGs menjadi nilai penting dalam penguatan reputasi Unram menuju World Class University. Publikasi pada jurnal top-tier dan Q1 meningkatkan visibilitas akademik universitas, sementara publikasi Scopus lainnya memperluas bukti kontribusi Unram terhadap pembangunan berkelanjutan, inovasi ilmu pengetahuan, penguatan kapasitas daerah, dan penyelesaian persoalan global. (ron/*)

