BerandaNTBLOMBOK TIMURLotim Terus Tekan Angka Kemiskinan Lewat Baznas

Lotim Terus Tekan Angka Kemiskinan Lewat Baznas

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menggencarkan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan yang masih tercatat sebesar 13,43 persen dari total penduduk Lotim yang mencapai 1,451 juta jiwa.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyatakan, Baznas Lotim memiliki sejarah panjang, bahkan lahir sebelum Baznas RI berdiri. “Pada awal pendiriannya di era Bupati Ali BD, Baznas (saat itu masih bernama Bazda) sempat didemo besar-besaran,” kenangnya.

Pada masa awal, dana yang dihimpun hanya berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seiring waktu, jajaran kepolisian dan TNI juga mulai menyalurkan zakat melalui Baznas.

Jika dulu penyaluran zakat hanya dilakukan saat Lebaran dalam bentuk paket sembako untuk fakir miskin, kini penyaluran dapat dilakukan secara rutin, bahkan satu hingga dua atau tiga bulan sekali. Dengan pertumbuhan penduduk yang mencapai 7,85 persen, berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan angka kemiskinan.

Dalam acara yang turut mengundang Kapolda NTB secara khusus, diberikan santunan kepada anak yatim dan jompo. Ketua Baznas RI, Muhammad Kamli, menjelaskan, pada hari itu disalurkan 200 paket sembako dan 100 santunan anak yatim. “Kami sudah mengoordinasikan dan akan diatur pelaksanaannya pada Kamis, Jumat, dan Sabtu. Pekan depan akan ada lagi santunan,” ujarnya.

Sebagai rasa syukur, Baznas Lotim terus menunjukkan perubahan signifikan. Pengumpulan dana zakat telah mencapai lebih dari Rp17 miliar dan ditargetkan tembus Rp20 miliar pada tahun 2026. Setiap bulan, Baznas Lotim mampu menghimpun dana lebih dari Rp1 miliar.

Bidang kesehatan menjadi program penyaluran terbesar, dengan bantuan yang masuk setiap hari. Disusul oleh bidang pendidikan, kemudian keagamaan dan advokasi. Selain mengandalkan ASN, Baznas Lotim terus menjangkau muzakki baru. Saat ini, sudah ada 23 orang kaya (aghniya) serta jajaran BUMD yang mulai berzakat melalui Baznas.

Ke depan, Baznas Lotim akan segera menandatangani MoU dengan Bulog serta menyerahkan SK untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM di titik sun rise. Sektor pertanian dan perkebunan, terutama perkebunan kelapa, menjadi perhatian khusus, dengan UPZ yang akan diaktifkan di Labuhan Haji. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO