BerandaEKONOMIEra Ramah Lingkungan, DAMRI Mataram Siap Uji Coba Bus Listrik

Era Ramah Lingkungan, DAMRI Mataram Siap Uji Coba Bus Listrik

Mataram (Suara NTB) – Perum DAMRI Cabang Mataram bersiap melakukan uji coba operasional bus listrik sebagai bagian dari komitmen menghadirkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di Provinsi NTB.


General Manager DAMRI Mataram, Zuryani di ruang kerjanya, Rabu, 15 Juli 2026 mengatakan, tahap awal akan dilakukan melalui uji coba dengan menghadirkan satu hingga dua unit bus listrik. Langkah ini bertujuan untuk mengukur respons masyarakat sekaligus menyesuaikan kebutuhan layanan dan kesiapan regulasi.


“Karena ini masih tahap uji coba, kemungkinan hanya satu atau dua unit terlebih dahulu. Kami ingin melihat bagaimana animo masyarakat, kebutuhan di lapangan, serta kesiapan regulasi yang ada,” ujar Zuryani.


Menurutnya, pengembangan layanan bus listrik tidak dapat dipisahkan dari peran pemerintah daerah sebagai regulator. DAMRI telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Dinas Perhubungan, untuk membahas rencana pengoperasian dan alternatif rute yang akan dilalui.


“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan. Ada beberapa rencana rute yang sedang dibahas. Karena ini layanan baru, tentu membutuhkan dukungan dan sinergi antara operator dengan regulator,” katanya.


Zuryani menegaskan bahwa kehadiran bus listrik bukan sekadar menambah pilihan moda transportasi, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, transformasi menuju kendaraan rendah emisi merupakan investasi jangka panjang demi kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.


“Yang kami pikirkan bukan hanya masyarakat saat ini, tetapi juga generasi berikutnya. Kita ingin lingkungan tetap terjaga dan berkelanjutan. Karena DAMRI bergerak di bidang transportasi, salah satu langkah nyata yang bisa kami lakukan adalah mulai beralih ke kendaraan yang ramah lingkungan,” jelasnya.


Ia menambahkan, penggunaan kendaraan listrik sejalan dengan upaya nasional dalam mengurangi emisi karbon sekaligus mendukung pengembangan energi bersih. Sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya, telah lebih dahulu mengoperasikan bus listrik sebagai bagian dari sistem transportasi publik.


Menurut Zuryani, sudah saatnya NTB mulai mengadopsi teknologi serupa, terlebih provinsi ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan nasional yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.


“Sebagai daerah tujuan wisata, NTB perlu menyediakan pilihan transportasi yang beragam, termasuk moda yang ramah lingkungan. Wisatawan, khususnya dari luar negeri, semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam memilih destinasi maupun layanan transportasi,” ujarnya.


Ia menilai keberhasilan implementasi bus listrik sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah dan operator transportasi. Dukungan kebijakan, termasuk kemungkinan skema subsidi atau bantuan pemerintah, dinilai penting agar layanan dapat berjalan optimal tanpa membebani masyarakat.


Soal armada, DAMRI masih menyesuaikan dengan kebutuhan layanan. Selain bus berkapasitas sedang, perusahaan juga membuka kemungkinan menghadirkan kendaraan listrik dengan kapasitas lebih kecil sesuai karakteristik rute dan jumlah penumpang.


Melalui rencana uji coba ini, DAMRI berharap dapat menjadi pelopor pengembangan transportasi publik berbasis kendaraan listrik di NTB sekaligus mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih modern, efisien, dan berwawasan lingkungan. (bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO