BerandaNTBLOMBOK TIMURBupati Lombok Timur Tegaskan ASN Harus Kerja Jujur dan Hati-Hati

Bupati Lombok Timur Tegaskan ASN Harus Kerja Jujur dan Hati-Hati

BUPATI Lombok Timur, H. Haerul Warisin, kembali mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh unsur pemerintahan daerah untuk bekerja dengan jujur serta menghindari segala bentuk praktik korupsi. Pernyataan tegas ini disampaikannya di tengah upaya Pemkab Lombok Timur memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Ya, jadi saya berharap semua, para OPD dan sebagainya, termasuk Baznas, termasuk PDAM, semua unsur, bekerjalah yang jujur, bekerjalah apa adanya,” tegas Bupati Haerul Warisin dikonfirmasi media di Selong, Selasa (21/7/2026).

Orang nomor satu di Lombok Timur ini juga menyoroti pentingnya pengawasan internal untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Ia mengaku telah mempertanyakan langsung hal tersebut kepada Satuan Pemeriksa Internal (SPI) di lingkungan pemerintah daerah.

“Itulah tadi sudah saya tanya langsung kepada satuan pemeriksa internal yang ada di sini, ini sudah di SPI, sudah katanya kan, berarti sudah clear ya,” ujarnya.

Meskipun mengakui bahwa hingga saat ini belum ditemukan kejadian korupsi yang signifikan, Bupati Haerul Warisin menekankan pentingnya kewaspadaan dini. Ia berencana mengumpulkan seluruh pejabat, badan usaha milik daerah (BUMD) untuk memberikan peringatan serupa.

“Walaupun setahu saya sampai belum ada kejadian apa-apa, tapi kan kita perlu hati-hati, kita sering ingatkan,” katanya.

Pernyataan ini sejalan dengan komitmen Bupati Haerul Warisin yang sebelumnya juga telah melarang praktik jual beli jabatan dan menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang matang untuk mencegah korupsi. Bahkan, ia menyatakan akan menindak tegas aparatur desa yang terbukti melakukan penyimpangan anggaran.

“Kerja baik, kerja jujur, kerja transparan,” pungkas Bupati Lombok Timur dalam berbagai kesempatan, menegaskan bahwa pesan utamanya adalah: jangan korupsi.

Dengan arahan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap tidak ada lagi ruang bagi korupsi untuk berkembang di lingkungan pemerintahan daerah. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO