Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup Lobar), Hj. Nurul Adha mengaku tidak bisa mengontak atau putus kontak dengan Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini (Lobar) saat terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Dinas Senin (20/7/2026) pagi.
Terakhir Wabup bersama LAZ saat Rapat Paripurna DPRD Lobar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD di Gedung DPRD Lobar, pada Sabtu (18/7/2026) malam. “Kami terus bersama-sama ya, sampai malam paripurna masih bersama,” kata UNA, sapaan Wabup Lobar, Rabu (22/7/2026).
Sehari sebelum OTT itu, pada Minggu pagi (19/7/2026), Wabup masih saling kontak dengan LAZ. Saat itu, LAZ baru selesai berendam di Pantai Senggigi dan mengajaknya makan siang. “Masih saling kontak. Saya diajak makan siang, tapi kebetulan saya ada tamu, jadi saya tidak bisa ikut makan,” ujarnya. Ia pun tidak bisa ikut makan bersama LAZ.
Kemudian pada malam harinya, Bupati nonton bareng final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Kota Gerung. Hingga tersiar informasi terjadi OTT. “Langsung putus kontak. Setelah ada kejadian (OTT) itu ya saya tidak ada kontak lagi sampai sekarang,” imbuhnya.
Ia hanya komunikasi dengan pihak keluarga LAZ untuk sama-sama saling menguatkan. “Kita saling kuatkan. Bagaimana pun ini musibah, ada yang mengira saya akan senang, tidak begitu. Ini musibah,” ujarnya.
Sebelum kejadian itu, ia selalu berkomunikasi dengan LAZ terkait pekerjaan dan masalah keluarga. Bahkan ia ikut grup WhatsApp bersama Bupati untuk komunikasi terkait hal-hal yang perlu dikomunikasikan. “Kalau ada apa-apa saya langsung komunikasi. Kalau ada isu-isu langsung saya tanyakan. Kalaupun ada isu tentang saya juga, selalu saya komunikasi,” pungkasnya. (her)

