BerandaHEADLINEJelang MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta Harga Kamar Tidak Dinaikkan Berlebihan

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta Harga Kamar Tidak Dinaikkan Berlebihan

Praya (Suara NTB) – Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan para pelaku wisata khususnya pengelola dan pemilik hotel untuk tidak menaikkan harga kamar secara berlebihan jelang gelaran MotoGP Mandalika 2026.


Menurutnya, sepanjang tahun ini okupansi hotel khususnya di Kawasan The Mandalika dan sekitarnya cukup tinggi. Dengan hadirnya berbagai event di Kawasan The Mandalika, sehingga kesannya terlalu serakah kalau sampai menaikkan harga kamar terlalu tinggi selama ajang MotoGP Mandalika kali ini.


Berbicara saat peluncuran tiket khusus MotoGP bagi warga NTB di area paddock Sirkuit Internasional Mandalika, Selasa (21/7), Gubernur mengatakan, jika sebelumnya, di kawasan The Mandalika dan sekitarnya kekurangan kamar hotel dengan gap yang cukup jauh, sehingga wajar harga kamar naik. Pada saat itu Kawasan The Mandalika juga masih sepi. Jadi praktis selama setahun itu kesempatan untuk memperoleh pemasukan yang besar hanya saat MotoGP saja.


Jika harus ada kenaikan harga, itu lebih karena faktor permintaan atau pasar saja, karena jumlah permintaan yang banyak. Tetapi tetap pada batas normal yang sudah ditentukan, tidak sampai berlebihan. Termasuk akomodasi-akomodasi lainnya.


Mamiq Iqbal – sapaan akrab Gubernur NTB ini juga meminta pihak maskapai untuk mempersiapkan extra flight lebih awal dan tidak mendekati ajang MotoGP supaya para penonton MotoGP yang dari luar NTB bisa membuat perencanaan perjalanan lebih awal. ‘’Jangan sampai penonton sudah beli tiket MotoGP tapi tidak bisa datang karena penerbangan tidak ada atau karena harga tiket pesawat yang terlalu tinggi,’’ ujarnya mengingatkan.


Semua persoalan-persoalan yang ada tersebut. lanjutnya, nantinya juga akan dibahas bersama pihak terkait dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan MotoGP akhir bulan Juli ini. Pelaksanaan rakor tersebut sengaja digelar lebih awal dari biasanya digelar sebulan sebelum MotoGP. Harapan persoalan-persoalan yang ada bisa dituntaskan lebih awal.


“Semua persoalan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk kita cari solusi bersama dalam rakor yang akan digelar dalam Waktu dekat ini,” ujar mantan Dubes RI untuk Turki ini.

Siapkan 50 Ribu Tiket



Terkait penjualan tiket MotoGP, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola di tempat yang sama mengungkapkan sejauh ini terus bergerak. MGPA sendiri saat ini menyiapkan sebanyak 50 ribu tiket nonton MotoGP. Dari tiket yang disiapkan tersebut progress penjualannya sudah di atas 10 persen.


Untuk menggenjot pejualan tiket, berbagai upaya terus dilakukan. Salah satunya dengan memberikan promo harga tiket. Termasuk menyiapkan tiket harga khusus untuk warga NTB. Harapannya, dengan tiket harga khusus tersebut bisa semakin meningkatkan animo warga NTB untuk menonton langsung ajang MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang.

Disinggung target penonton, Ananda mengaku kalau dari MGPA berharap bisa sampai 200 ribu orang. Tapi kapasitas penonton di Sirkuit Mandalika sendiri belum bisa mencapai angka tersebut. Sehingga angka optimisnya di kisaran angka 150 ribu. (kir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO