Praya (Suara NTB) – Jagat maya di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diramai beredarnya informasi hingga video dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah seorang oknum kepala Satuan Program Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap pegawainya. Videonya pun viral dan mengundang reaksi beragam warganet. Namun hingga kini dugaan pelecehan tersebut belum ditangani aparat Polres Loteng.
Pasalnya, pihaknya yang mengaku korban sejauh ini juga belum melapor ke aparat berwajib. “Soal dugaan pelecehan oleh oknum kepala SPPG, belum ada laporan yang masuk. Jadi kasusnya belum kita tangani,” aku Kasi. Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi, saat dikofirmasi Suara NTB, Selasa (28/7).
Sehingga pihaknya pun belum bisa memberikan penjelasan terkait gambaran kasusnya. Seperti apa kasusnya, kapan dan dimana dugaan pelecehan tersebut terjadi. Karena memang informasi baru sebatas informasi di media sosial. Belum ada laporan kepolisian secara resmi dari pihak yang mengaku sebagai korban.
Untuk itu, pihaknya mempersilakan pihak korban melaporkan ke Polres Loteng. “Silakan saja membuat laporan. Supaya bisa ditangani,” sebutnya.
Disinggung terkait sudah adanya kesepakatan damai antara pihak korban dengan terduga pelaku, Brata kembali menegaskan itu juga baru sebatas informasi yang berkembang di media sosial. Pihaknya tidak dalam kapasitas menanggapi hal tersebut, kecuali sudah ada laporan dan penanganan hukum yang dilakukan di Polres Loteng.
Dalam hal ini pihaknya siap menangani kasusnya jika memang sudah ada laporan dari pihak korban. Sehingga pihak mempersilahkan pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban dalam kasus tersebut untuk melapor ke Polres Loteng. (kir)

