Dompu (Suara NTB) – Memasuki akhit triwulan ketiga, tiga dari lima paket proyek strategis daerah Kabupaten Dompu masih belum berkontrak. Sementara, dua paket lainnya telah memasuki tahap kontrak dan pelaksanaan.
Lima paket proyek strategis tersebut meliputi pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Puja Sera) atau Food Court Kota Dompu di lokasi eks SDN 19 Dompu, depan Polres Dompu, dengan nilai sekitar Rp2,1 miliar, pembangunan Food Court Kota Dompu di Jalan Gajah Mada senilai Rp1,3 miliar serta pengadaan 57 unit rombong senilai Rp570 juta.
Selain itu, terdapat proyek rehabilitasi ruang Cytotoxic Drug Safety Cabinet (CDSC) atau ruang pencampuran obat kemoterapi di RSUD Dompu senilai Rp1,7 miliar dan rehabilitasi ruang Cath Lab (Laboratorium Kateterisasi) di RSUD Dompu senilai Rp2,5 miliar.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Dompu, Suparman ST., di ruang kerjanya, Kamis (30/7), mengakui dua paket proyek telah berkontrak, yakni rehabilitasi ruang CDSC dan rehabilitasi ruang Cath Lab di RSUD Dompu. “Kalau paket CDSC (Cytotoxic Drug Safety Cabinet) di RSUD Dompu menggunakan e-katalog. Informasinya sudah kontrak,” ujar Suparman.
Sementara itu, paket rehabilitasi ruang Cath Lab yang diproses melalui tender juga telah memiliki pemenang dengan nilai kontrak sebesar Rp2.369.325.001,68 dari nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp2.513.830.000.
Adapun tiga paket lainnya masih dalam proses. Pengadaan 57 unit rombong menggunakan mekanisme e-katalog, sedangkan pembangunan Puja Sera di eks SDN 19 Dompu dan Food Court di Jalan Gajah Mada masih dalam tahap pengajuan.
“Untuk tiga paket lain masih berproses. Paket pengadaan rombong menggunakan e-katalog. Tapi untuk pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Puja Sera) di lokasi eks SDN 19 Dompu depan Polres Dompu dan pembangunan Food Court di Jalan Gajah Mada masih dalam pengajuan. Kalau perencanaan sudah lengkap semua,” katanya.
Meski proses pengadaan belum seluruhnya rampung, Suparman optimis seluruh paket pekerjaan tersebut masih dapat diselesaikan sesuai target hingga akhir tahun anggaran 2026. “Kami optimistis seluruh paket ini dapat terkejar dan selesai sesuai target sampai akhir tahun,” pungkasnya. (ula)

