BerandaBREAKING NEWSEmpat Wisatawan Terjatuh di Pantai Semeti saat Swafoto, Satu Orang Meninggal Dunia

Empat Wisatawan Terjatuh di Pantai Semeti saat Swafoto, Satu Orang Meninggal Dunia

Praya (Suara NTB) – Musibah kecelakaan laut menimpa empat wisatawan saat berwisata di kawasan Pantai Semeti Desa Selong Belanak, Lombok Tengah (Loteng), Minggu (2/8/2026). Satu orang wisatawan bernama Sabila asal Desa Sekotong Timur, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh ke laut. Sementara tiga rekannya yang lain berhasil selamat dalam kejadian tersebut.

Peristiwa naas itu berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu korban Sabila bersama tiga rekannya yang lain yakni Anisa asal Kuripan, Ferdi, dan Dimas asal Tempos Lauk, Lombok Barat (Lobar) datang untuk berwisata di kawasan Pantai Semeti. Sesampainya disana, para korban kemudian pergi ke pinggir tebing untuk berswafoto.

Saat asik mengambil foto, tiba-tiba ombak datang menghempas tebing hingga membuat para korban terseret dan jatuh ke laut. Korban Anisa, Ferdi, dan Dimas berhasil menepi dan diselamatkan oleh warga yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian.

Upaya penyelamatan satu korban lainnya yang dilakukan oleh warga dari jalur laut berlangsung dramatis. Mengingat, kondisi air laut sedang pasangan dengan ombak yang cukup tinggi. Tidak lama berselang, tim Basarnas dan Disdamkartan Loteng juga tiba di lokasi untuk membantu pertolongan setelah mendapat laporan dari warga. 

Setelah sekitar satu jam lamanya, korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan perahu milik nelayan setempat untuk selanjutnya dibawa ke klinik di Desa Selong Belanak. Namun naas, nyawa korban Sabila sudah tidak bisa diselamatkan. Sementara rekannya yang selamat mengalami shok dan luka-luka.

“Total ada empat orang korban. Satu orang korban yang turut terjatuh ke laut dinyatakan meninggal dunia,” sebut Kepala Disdamkartan Lombok Tengah H. Supardan, kepada Suara NTB, Minggu (2/8/2026) sore.

Bukan Kejadian Pertama Wisatawan Jatuh di Pantai Semeti

Kasi. Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi, yang dikonfirmasi terpisah mengatakan kasus jatuh dari tebing bukan yang pertama kali terjadi di Pantai Semeti. Karena itu, pihaknya berharap wisatawan yang mau berwisata ke kawasan tersebut agar senantiasa berhati-hati. Tidak kalah penting sebisa mungkin menghindari lokasi yang berbahaya seperti area tebing.

Mengingat, ombak besar bisa menerjang kapan saja di wilayah tersebut. “Untuk mengantisipasi kejadiaan serupa kita juga berharap pemerintah daerah bisa melengkapi kawasan tersebut dengan rambu penanda bahaya atau pembatas. Agar wisatawan tidak masuk ke area yang dinilai berbahaya,” ujarnya. (kir/bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO