BerandaNTBKOTA MATARAMTuntaskan Pendataan Perlinsos

Tuntaskan Pendataan Perlinsos

PEMERINTAH Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, berhasil menuntaskan pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) dengan mencakup 1.313 kepala keluarga (KK). Capaian tersebut sekaligus memenuhi target pendataan yang telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi data kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram.

Keberhasilan itu menjadikan Kelurahan Dasan Cermen sebagai salah satu kelurahan yang paling awal menyelesaikan proses pendataan Perlinsos di Kota Mataram.

Lurah Dasan Cermen, Sri Sulistiowati, mengatakan percepatan pendataan dapat dilakukan berkat kerja sama seluruh perangkat kelurahan dan kader di masing-masing lingkungan. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci agar proses pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau di kelurahan saya, kami menjadi yang paling pertama menyelesaikan pendataan,” ujarnya, Kamis (6/8).

Sri menjelaskan, berdasarkan data administrasi kependudukan, Kelurahan Dasan Cermen memiliki 1.710 KK. Namun, setelah dilakukan pencocokan dan verifikasi bersama Dukcapil Kota Mataram, hanya 1.313 KK yang memenuhi kriteria untuk didata dalam Program Perlinsos.

Sementara itu, sebanyak 402 KK tidak masuk dalam pendataan karena berbagai alasan. Di antaranya, warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili ke luar daerah, berstatus aparatur sipil negara (ASN), maupun keluarga yang dinilai telah mampu secara ekonomi sehingga tidak termasuk sasaran program.

Menurut Sri, proses verifikasi tersebut bertujuan memastikan data yang diinput benar-benar akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam penyaluran berbagai program perlindungan sosial pemerintah. Dengan demikian, bantuan diharapkan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data yang kami input sebanyak 1.313 KK atau sekitar 76,5 persen dari total data administrasi. Selisihnya merupakan hasil verifikasi Dukcapil karena ada warga yang sudah meninggal, pindah domisili, ASN, maupun keluarga yang tidak masuk kategori sasaran,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pendataan, Kelurahan Dasan Cermen mengerahkan hampir seluruh kader yang dimiliki. Total terdapat 42 kader yang membantu proses pendataan di lapangan. Namun, pada tahap awal hanya 15 kader yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai agen Perlinsos.

Seiring berjalannya pendataan, pihak kelurahan memutuskan melibatkan seluruh kader agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. Para kader kemudian dibagi ke sejumlah wilayah lingkungan untuk mempercepat proses pendataan sekaligus memverifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara langsung.

Ia berharap, data yang telah dihimpun dapat menjadi basis yang akurat bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan perlindungan sosial ke depan. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO