BerandaNTBKOTA MATARAMJelang Maulid, Harga Daging Sapi di Mataram Mulai Naik, Stok Dipastikan Aman

Jelang Maulid, Harga Daging Sapi di Mataram Mulai Naik, Stok Dipastikan Aman

Mataram (Suara NTB) – Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, harga daging sapi di Kota Mataram mulai mengalami kenaikan. Meski demikian, Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram memastikan ketersediaan daging sapi maupun ayam masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan pasokan ternak tetap terjaga karena pemerintah secara rutin mengeluarkan rekomendasi pemasukan sapi dari luar daerah, terutama dari Pulau Sumbawa. Menjelang hari besar keagamaan, jumlah rekomendasi tersebut bahkan ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Menurutnya, pada kondisi normal Dinas Pertanian menerbitkan sekitar 10 rekomendasi pemasukan sapi. Namun, menjelang perayaan hari besar keagamaan, jumlahnya ditambah menjadi sekitar 15 rekomendasi.

“Kalau stok, Insya Allah aman,” ujarnya, Kamis (6/8).

Selain daging sapi, ketersediaan daging ayam juga dipastikan dalam kondisi aman. Hapiludin menjelaskan, kebutuhan ayam segar dipenuhi dari daerah penyangga di sekitar Kota Mataram, sedangkan pasokan ayam beku tetap didukung melalui mekanisme rekomendasi pemasukan dari luar daerah.

Di sisi lain, meningkatnya permintaan mulai memengaruhi harga daging sapi di pasaran. Saat ini, harga daging sapi kualitas dua di Rumah Potong Hewan (RPH) berkisar Rp130 ribu per kilogram, sedangkan kualitas satu mencapai sekitar Rp140 ribu per kilogram.

Menurut Hapiludin, kenaikan harga tersebut masih tergolong wajar, yakni sekitar Rp5 ribu per kilogram dibandingkan harga normal yang sebelumnya berada pada kisaran Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kilogram untuk daging kualitas dua.

“Kenaikan ini biasa terjadi menjelang hari raya karena kebutuhan masyarakat meningkat,” katanya.

Peningkatan permintaan juga tercermin dari aktivitas pemotongan sapi di dua RPH Kota Mataram, yakni RPH Majeluk di Jalan Transmigrasi, Kelurahan Pejanggik, dan RPH Gubuk Mamben di Jalan Sultan Kaharudin, Kelurahan Pegesangan Barat. Jika pada hari biasa jumlah pemotongan mencapai sekitar 40 ekor per hari, kini meningkat menjadi sekitar 45 ekor per hari.

Meski permintaan terus meningkat, Dinas Pertanian memastikan pasokan sapi hidup dari Pulau Sumbawa masih berjalan normal. Setiap pekan, pemasukan ternak dilakukan melalui rekomendasi resmi sehingga kebutuhan masyarakat selama perayaan Maulid Nabi dipastikan tetap dapat terpenuhi.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pasalnya, stok daging sapi, daging ayam, dan komoditas peternakan lainnya dipastikan masih dalam kondisi aman hingga perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO