Dompu (Suara NTB) – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1614/Dompu bersama para santri melaksanakan pemasangan besi kerangka tandon air di Pondok Pesantren Jamaatul Ilmi NW, Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Jumat (7/8). Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk meningkatkan ketersediaan sarana air bersih bagi pondok pesantren.
Semangat gotong royong terlihat dalam proses pemasangan kerangka tandon. Para santri bahu-membahu bersama personel Satgas TMMD menyelesaikan pekerjaan sebagai wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang bermanfaat.
Pengurus Ponpes Jamaatul Ilmi NW, Juswadi Iskandar, S.Pd., mengapresiasi dedikasi Satgas TMMD yang tidak hanya membantu pembangunan fasilitas pesantren, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami sangat senang dan terharu melihat semangat personel Satgas TMMD yang bekerja bersama para santri. Kehadiran TNI bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan. Semoga menjadi amal kebaikan bagi seluruh personel Satgas TMMD,” ujarnya.
Sementara itu, pada hari yang sama, Kasdim 1614/Dompu Mayor Inf. M. Yamin didampingi Pasiter Kodim 1614/Dompu Letda Inf. Abubakar meninjau progres akhir sasaran fisik TMMD Ke-129 di Kecamatan Manggelewa.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target. Saat ini, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan rehabilitasi musala telah memasuki tahap finishing, dengan pekerjaan difokuskan pada pemasangan keramik dan pengecatan.
Mayor Inf. M. Yamin mengatakan peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan motivasi bagi personel Satgas TMMD serta masyarakat yang terus bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran fisik.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan selesai dengan kualitas yang baik dan sesuai jadwal. Kehadiran kami di lapangan juga untuk memberikan semangat kepada personel Satgas dan warga agar tetap kompak hingga seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan,” katanya.
Ia berharap seluruh sasaran fisik dapat rampung tepat waktu sehingga saat penutupan TMMD Ke-129 seluruh pekerjaan telah selesai 100 persen dan segera dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, menunjang aktivitas ibadah, serta memperkuat kesejahteraan warga. (ula)

