Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) saat ini tengah mengkaji rencana pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp200 miliar. Seluruh hasil pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk menuntaskan perbaikan jalan kabupaten yang masih rusak di Loteng. Harapannya, kualitas jalan kabupaten di Loteng bisa lebih baik lagi.
Demikian diungkapkan Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.A.P., kepada awak media diruang kerjanya, Rabu (12/8). Saat ini ruas jalan kabupaten rusak masih cukup banyak. Di satu sisi anggaran yang dimiliki Pemkab Loteng masih sangat terbatas, sehingga belum banyak ruas jalan rusak bisa disentuh perbaikan.
Sementara jalan merupakan salah satu infrastruktur dasar yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah, melakukan pinjaman menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah. Hal ini agar bisa membiayai perbaikan ruas jalan kabupaten yang kondisinya rusak.
Dikatakanya, diskusi dengan pihak terkait terus dilakukan. Baik dengan PT SMI selaku pihak yang rencananya akan memberikan pinjaman maupun dengan pihak DPRD Loteng. Guna menentukan formulasi yang tepat terkait rencana pinjaman ini. “Kita lihat dalam dua atau beberapa kedepan seperti apa hasil kajiannya,” imbuh Pathul.
Disinggung jumlah pinjaman yang akan diajukan, pihaknya berencana sekitar Rp200 miliar. Tapi untuk angka pastinya nanti akan disesuaikan dengan kebutuhanya. Di sinilah pentingnya hasil kajian, untuk bisa mengukur kebutuhan dan kemampuan daerah. “Feasibility study sedang kita lakukan,” sebutnya.
Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng menyebutkan panjang ruas jalan kabupaten di Loteng saat ini tercatat sekitar 800 kilometer. Dengan capaian kondisi mantap mencapai sekitar 75 persen atau 680 kilometer. Sisanya masih rusak dan butuh penanganan.
Untuk menuntaskan perbaikan ruas jalan yang rusak, Dinas PUPR Loteng memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp500 miliar.
Berbagai upaya pun sudah dilakukan Pemkab Loteng untuk menyelesaikan perbaikan ruas jalan kabupaten yang rusak. Salah satunya dengan mengajukan perbaikan jalan rusak ke pemerintah pusat melalui program percepatan perbaikan jalan. (kir)

