BerandaNTBSUMBAWA BARATBantuan Program KSB Maju Layanan Pendidikan Sasar 11.189 Penerima

Bantuan Program KSB Maju Layanan Pendidikan Sasar 11.189 Penerima

- Advertisement -

Taliwang (Suara NTB) – Penyaluran bantuan biaya awal masuk sekolah melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) Layanan Maju Pendidikan terus berprogres. Data terbaru yang dirilis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, menunjukkan jumlah siswa baru yang telah menerima bantuan tersebut sudah sebanyak 11.189 anak.

Capaian belasan ribu sasaran yang telah menerima bantuan salah satu layanan Kartu KSB Maju Pendidikan itu berasal dari tiga tahap penyaluran. Sejak pertengahan Juli lalu, Dinas Dikbud memulai tahapan penyaluran pertamanya dengan menyasar 7.856 siswa baru mulai dari tingkat pendidikan TK hingga perguruan tinggi.

Penyaluran kedua kemudian terlaksana pada akhir bulan Juli. Dipenyaluran kali ini, jumlah siswa yang dijangkau sebanyak 2.736 sasaran. Rinciannya jenjang TK/sederajat 677 sasaran, SD/sederajat 339 sasaran, SMP/sederajat 933 sasaran, SMA/sederajat 509 sasaran dan terakhir pada jenjang Diploma/S1 sebanyak 278 sasaran.

Berikutnya, pada penyaluran ketiga sebagaimana rilis Dinas Dikbud KSB terbaru, tanggal 11 Agustus. Bertambah jumlah sasaran program dengan nama lain uang pakal sebanyak 597 sasaran. Adapun rinciannya pada jenjang TK/sederajat 89 sasaran, SD/sederajat 54 sasaran, SMP/sederajat 60 sasaran, SMA/sederajat 209 sasaran dan terakhir pada jenjang Diploma/S1 sebanyak 158 sasaran.

“Jadi akumulasi dari tiga tahap penyaluran yang telah kami laksanakan per hari ini (kemarin,red) jumlah penerima bantuan biaya awal masuk sekolah itu sudah di angka 11.189 sasaran,” terang Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S.Pd., MM, Rabu (12/8).

Dinas Dikbud KSB sendiri masih terus membuka pendaftaran untuk mengakses bantuan biaya awal masuk sekolah tersebut. Meski saat ini,masa-masa awal masuk sekolah tahun pelajaran 2026/2027 sudah berlalu kata Agus, tidak menutup kemungkinan masih ada orang tua yang belum mendaftarkan anaknya. Terutama siswa baru yang sekolah di luar kewenangan kabupaten seperti jenjang SMA, perguruan tinggi atau pondok pesantren. “Apalagi yang kuliah, kemungkinan sekarang masih ada yang sedang daftar masuk kampus sehingga belum sempat mendaftar untuk mengakses bantuan ini,” paparnya.

Pada tahun 2025, jumlah penerima biaya awal masuk sekolah ini menjangkau sebanyak 12.458 sasaran. Rinciannya tingkat TK/sederajat sebanyak 2.746 sasaran, SD/sederajat 2.875, SMP/sederajat 3.047, SMA/sederajat 2.625 dan tingkat Diploma/S1 sejumlah 1.165 sasaran.

“Proyeksi jumlah penerima bantuan program itu di tahun ini kami naikkan sekitar 10 persen dari tahun lalu. Artinya,kemungkinan besar masih ada orang tua yang belum mendaftarkan anaknya. Maka itu loket pendaftaran masih akan terus kami buka,” imbuh Agus.

Sebagai informasi besaran bantuan biaya awal masuk sekolah Program KSB Maju Layanan Pendidikan ini bervariasi disesuaikan jenjang pendidikannya. Untuk siswa TK/sederajat Rp300.000, SD/sederajat Rp500.000, SMP/sederajat Rp750.000; SMA/sederajat Rp1.000.000 dan Diploma/Strata satu Rp2.000.000.(bug/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO