Sumbawa Besar (Suara NTB)-Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, memastikan pemasangan stiker di rumah masyarakat penerima bantuan sosial (Bansos) dilakukan pada bulan September mendatang.
“Bulan September sudah mulai kita pasang stiker, di tahap awal kita sudah siapkan 20.000 stiker dan akan kita sebar di masing-masing kecamatan dan desa,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Disos Kabupaten Sumbawa, Syarifah, kepada Suara NTB, Jumat (14/8).
Direncanakan, pemasangan stiker tersebut di seluruh desa dan kecamatan yang memiliki data penerima bansos. Tetapi karena anggaran yang dimiliki sangat terbatas, sehingga untuk pemasangan dilakukan secara bertahap.
“Sebenarnya kita mau semua kecamatan untuk gerakan pemasangan sticker tersebut tetapi karena anggaran yang kita miliki terbatas sehingga tidak semua bisa tercover,” jelasnya.
Pemasangan stiker ini bertujuan untuk mendapatkan data pasti para penerima bantuan tersebut layak atau tidaknya. Karena hasil laporan yang diterima, banyak penerima bansos yang dianggap tidak layak. Sementara, warga semestinya layak mendapatkan bantuan justru tidak tercatat sebagai penerima program pemerintah.
Menurutnya,opsi pemasangan sticker itu dilakukan setelah banyak menerima laporan dari kepala desa. Sebab hasil laporan dari beberapa kades tersebut,banyak data-data para penerima bantuan sosial yang dianggap tidak layak dan berhak dalam desil 1 sampai 4 kemiskinan ekstrem.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menganggap pemerintah kejam dengan memasang stiker itu, tetapi sebagai bentuk penyadaran bagi penerima yang tidak layak menerima bantuan. Selain itu, bantuan yang selama ini diberikan oleh pemerintah bisa tepat sasaran dan masyarakat yang berada pada kategori kemiskinan ekstrem bisa terbantu.
“Kita juga akan membawa berita acara saat turun melakukan pemasangan sticker tersebut. Ketika ada yang keberatan kita bisa buat berita acara bahwa dia mundur sebagai penerima bantuan,” demikian kata dia. (ils)


