BerandaNTBDOMPU62 Kepsek Dilantik, Pelantikan Sebelas Jabatan Pimpinan OPD Dijadwalkan Pekan Depan

62 Kepsek Dilantik, Pelantikan Sebelas Jabatan Pimpinan OPD Dijadwalkan Pekan Depan

- Advertisement -

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., melantik 62 kepala sekolah jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama se-Kabupaten Dompu di Aula Pendopo Bupati, Jumat (21/8) sore.

Dari 62 kepala sekolah tersebut, sebanyak 41 orang merupakan kepala sekolah yang digeser dan 21 orang lainnya diangkat dari kalangan guru.

Pengukuhan kepala sekolah tersebut tidak bersamaan dengan pelantikan sebelas pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) hasil seleksi terbuka. Sebelas pejabat yang telah mengikuti tahapan seleksi dan diwawancarai langsung Bupati pada awal Agustus 2026 itu akan dilantik pekan depan.

“Ndak boleh disamakan. Kan beda menu antara fungsional dan struktural,” kata Bupati.

Ia memastikan tidak ada kendala dalam pelantikan sebelas jabatan tersebut, sehingga pelantikan juga akan disertakan sejumlah pejabat eselon III dan IV untuk mengisi jabatan yang saat ini kosong.

Sementara, pengisian jabatan kosong untuk eselon III dan IV akibat dampak dari promosi pejabat akan dilakukan pada tahap berikutnya.

Sementara kepada 62 kepala sekolah yang dikukuhkan, Bambang mengingatkan besarnya tanggung jawab yang diemban sebagai pemimpin satuan pendidikan. Kepala sekolah katanya, memiliki peran penting dalam membentuk generasi bangsa di masa depan.

“Sebagai kepala sekolah, jadilah contoh yang baik. Ketika ingin melahirkan anak didik yang berkarakter dan berwawasan luas, mulailah dari kepala sekolah. Hadir lebih awal, turun bersama guru dan siswa di lapangan. Dengarkan keluhan dan pecahkan masalah bersama untuk kemajuan pendidikan kita,” pesannya.

Bupati juga menyoroti masih ditemukannya siswa kelas 4-6 yang belum mampu membaca. Selain itu, kemampuan literasi dan numerasi siswa dinilai masih rendah.

“Anak-anak remaja yang bermasalah sekarang rata-rata dari sekolah bapak ibu. Tidak ada yang dari sekolah Islam terpadu. Ini menjadi tanggung jawab bersama kita untuk memperbaiki generasi muda kita,” ajaknya.

Di sisi lain, Bambang menyebut rasio guru di Dompu saat ini mencapai 1 guru untuk 6 siswa. Rasio tersebut jauh di bawah standar nasional yang mencapai 1 guru berbanding 20 siswa. Kondisi itu menyebabkan Dompu mengalami kelebihan sekitar 2.600 guru.

Bupati juga mengingatkan kepala sekolah agar mengelola anggaran sekolah secara transparan dan akuntabel. Setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. “Jangan sampai itu jadi masalah di kemudian hari,” tegasnya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO