Dompu (Suara NTB) – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Jala, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, hampir rampung. Proyek yang menelan anggaran Rp21,1 miliar tersebut kini tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan tahap akhir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut., menyebutkan, anggaran sekitar Rp21,1 miliar tersebut, dialokasikan untuk paket pekerjaan konstruksi senilai Rp11,1 miliar yang dikerjakan PT Aulia Berlian Konstruksi. Sementara, anggaran senilai Rp10 miliar lainnya digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung.
“Saat ini sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan finishing yang belum rampung,” ungkap Amiruddin.
Pekerjaan konstruksi KNMP Desa Jala meliputi pembangunan pagar kawasan, gapura, saluran drainase kawasan, pendaratan ikan, shelter coolbox, kios nelayan, rehabilitasi pasar ikan, genset, bengkel nelayan, tangki air, toilet, gudang beku, pabrik es, kantor pengelola, balai pertemuan, jalan kawasan, hingga docking kapal.
Selain pembangunan fisik, program tersebut juga dilengkapi dengan pengadaan sejumlah sarana untuk mendukung aktivitas nelayan. Di antaranya mobil pendingin, kapal, mesin kapal, serta alat penangkap ikan.
Amiruddin menjelaskan, mobil pendingin nantinya akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih Jala. Sedangkan kapal, mesin kapal dan alat penangkap ikan akan diberikan kepada penerima manfaat dengan status hak pakai dan pengelolaannya dilakukan oleh pengurus koperasi.
Menurutnya, keberadaan KNMP di Desa Jala diharapkan semakin memberdayakan masyarakat pesisir sekaligus mendorong pengembangan wilayah setempat. Sarana yang tersedia juga diharapkan dapat membantu nelayan memenuhi kebutuhan dalam aktivitas melaut serta memudahkan pemasaran hasil tangkapan.
“Dengan adanya program ini, para nelayan diharapkan semakin terbantu, baik dalam memenuhi kebutuhan melaut maupun dalam memasarkan hasil tangkapannya,” jelasnya.
Sembilan Desa Lolos Verifikasi KNMP
Sementara itu, sebanyak sembilan desa di Kabupaten Dompu dinyatakan lolos verifikasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sembilan desa tersebut merupakan bagian dari 12 lokasi yang sebelumnya diusulkan Pemkab Dompu.
Kesembilan desa itu yakni Desa Hu’u di Kecamatan Hu’u, Desa Jambu di Kecamatan Pajo, Desa Soro dan Desa Tolokalo di Kecamatan Kempo, Desa Pekat dan Desa Nangamiro di Kecamatan Pekat, Desa Kramat dan Desa Malaju di Kecamatan Kilo serta Desa Kwangko di Kecamatan Manggelewa.
Amiruddin mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima penetapan lokasi KNMP tersebut oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dijadwalkan pada September mendatang.
“Informasi yang kami terima penetapannya oleh menteri nanti di bulan September. Saat ini dalam proses penyesuaian DED dan pemilihan penyedia barang/jasa,” katanya.
Ia berharap program KNMP yang akan dikembangkan di sembilan desa tersebut, dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, sekaligus memperkuat sarana pendukung sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Dompu. (ula)


