Dompu (Suara NTB) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu,memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras masih dalam kondisi aman meski dilanda kemarau ekstrem. Stok beras dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Mauluddin SP., mengatakan, stok pangan yang tersedia di Gudang Bulog Dorotangga saat ini setara dengan 2.060.794 kilogram beras.
Jumlah tersebut belum termasuk persediaan pangan yang tersimpan di rumah masyarakat maupun gudang pribadi dan kelompok tani. Selama ini, masyarakat Dompu juga memiliki kebiasaan menyimpan gabah sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, termasuk untuk menghadapi masa tanam berikutnya. “Stok yang ada di Gudang Bulog Dorotangga saja cukup untuk enam bulan,” kata Mauluddin kepada Suara NTB, Kamis (3/9).
Selain ketersediaan stok beras di Gudang Bulog, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan berupa 10 kilogram beras per bulan tersebut,diberikan kepada 36.572 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Total beras yang telah disalurkan mencapai 1.097.160 kilogram. Penyaluran bantuan pangan itu berlangsung selama periode 24 hingga 29 Agustus 2026.
Dengan kondisi tersebut, Mauluddin memastikan kemarau ekstrem yang saat ini melanda Kabupaten Dompu belum mengancam ketersediaan pangan masyarakat. “Kemarau ekstrem yang melanda Dompu saat ini, untuk ketersediaan pangan kita masih aman,” jelasnya.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lain yang menyertai musim kemarau terutama kebakaran. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat api lebih mudah menjalar dan berpotensi menghanguskan rumah maupun persediaan pangan masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau berhati-hati dalam menggunakan api serta memastikan tidak ada sumber api yang dapat memicu kebakaran,terutama di tengah kondisi kemarau ekstrem yang masih berlangsung. (ula)



