Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, mencatat sebanyak empat orang calon kepala desa petahana gugur di pelaksanaan Pilkades serentak di 20 desa tahun 2026.
“Jadi, data sementara yang sudah masuk saat ini sudah ada tiga desa yang gugur di Pilkades serentak. Ketiga desa tersebut yakni desa Karang Dima, Ranan, Pidang, dan Lantung Ai Mual,” kata Kabid Administrasi Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Hendra Irawan kepada Suara NTB, Senin (7/9).
Hendra melanjutkan, saat ini tahap penghitungan suara masih terus berproses di masing-masing desa. Berdasarkan data awal sekitar 19 desa yang sudah merampungkan tahap penghitungan suara dan satu desa yang masih dalam berproses.
Dari sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades kata dia,hanya beberapa desa saja yang incumbent menjadi pemenang. Sementara, beberapa desa lainnya para petahana memilih untuk tidak mencalonkan diri lagi di Pilkades tahun 2026.
“Hanya empat desa saja yang petahananya gugur, sementara desa lainnya incumbent memilih untuk tidak mencalonkan lagi sehingga muncul wajah baru,” terangnya.
Adapun beberapa calon petahan yang maju pada Pilkades serentak yakni, Saifuddin Leka dari Desa Padesa, Edy Firmansyah dari Desa Rhee, Subadri dari Desa Tatede, Jamaluddin dari Desa Prose SP 1. Calon petahana lainnya adalah, Suharyanto dari Desa Bunga Eja, Khairuddin Manca dari Desa Mapin Beru. Jumriadi dari Desa Banda.
Dedy Darmansyah dari Desa Pemasar. Jumriadi dari Desa Banda. Adapun penantang baru pada Pilkades serentak di Kabupaten Sumbawa di antaranya, Yonsyah daru Desa Ranan. Drs. Aman dari Desa Jotang Beru, M.Nur dari Desa Labuhan Ijuk, M.Dahlan dari Desa Sepukur, M. Husni dari Desa Aimual Lantung, Heri Kuswanto dari Desa Pamanto, Jonimansyah dari Desa Telaga, Abdullah, SH., dari Desa Nijang. Abdul Haris dari Desa Karang Dima serta Khairul Ahyar HK dari Desa Dete.
Salurkan Hak Pilih
Sementara itu, Bupati Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menyalurkan hak pilihnya pada Pilkades serentak Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas. Selain itu, Bupati juga meninjau pelaksanaan Pilkades di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes.
“Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan proses pemungutan suara di tengah masyarakat serta memastikan tahapan Pilkades berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ucapnya kepada wartawan.
Jarot berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung dengan baik serta mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban dan suasana kondusif,sehingga sesuatu yang dapat mengganggu konduktivitas wilayah dapat diminimalisir.
“Perbedaan pilihan hal yang biasa di setiap demokrasi, tetapi dari perbedaan tersebut harus menjadi penyemangat dalam membangun desa yang lebih baik,” tukasnya. (ils)



