BerandaNTBDOMPUKuota Tahap II Dipangkas, Pemkab Dompu Terima Bantuan BSPS 1.050 Unit

Kuota Tahap II Dipangkas, Pemkab Dompu Terima Bantuan BSPS 1.050 Unit

Dompu (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Dompu mendapat alokasi 1.050 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI tahun 2026. Pembangunan tahap II dilakukan pemangkasan mencapai 50 unit.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Dompu, Rahmat Hidayat, SE., mengatakan program reguler dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 226 unit. Sedangkan, tahap kedua sebanyak 450 unit.

“Untuk tahap pertama, tenaga fasilitator lapangan sudah menyelesaikan verifikasi calon penerima dan bahannya sudah di-upload ke Balai wilayah. Dana perbaikan rumah tahap satu akan dicairkan 26-28 September ini,” kata Rahmat, Rabu (9/9).

Diketahui, bantuan perbaikan rumah kumuh itu menyasar masyarakat yang membutuhkan perbaikan rumah baik melalui program reguler, pokok-pokok pikiran (pokir) DPR RI maupun penanganan rumah kumuh. Dari total 1.050 unit tersebut, sebanyak 676 unit merupakan program reguler, 214 unit melalui pokir anggota DPR RI dan 160 unit untuk penanganan rumah kumuh.

Rahmat menyebutkan, bantuan BSPS yang diterima masyarakat berkisar Rp20 juta-Rp25 juta per unit. Dana tersebut digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang, sehingga diarahkan untuk memperbaiki rumah masyarakat yang kondisinya membutuhkan rehabilitasi.

Sementara program reguler tahap kedua saat ini memasuki proses perekrutan tenaga fasilitator lapangan. Calon rumah penerima nantinya diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan, yakni kategori berat, sedang dan ringan. “Verifikasi calon penerima meliputi NIK, kartu keluarga, foto rumah dari sejumlah sisi serta titik koordinat lokasi rumah. Data koordinat tersebut menjadi salah satu bahan verifikasi pemerintah pusat dengan memanfaatkan citra satelit,” jelasnya.

Dikatakan, pembangunan rumah kumuh tahap kedua mengalami pengurangan 50 unit. Kabupaten Dompu seharusnya mendapat bantuan rumah kumuh dengan alokasi 500 unit, namun menjadi 450 unit setelah sebagian kuota dialihkan untuk penanganan korban bencana di daerah lain.

“Alokasi 50 unit itu kini dialihkan ke Flores, NTT untuk perbaikan rumah korban bencana gempa bumi,” jelas Rahmat.

Selain program reguler, sebanyak 214 unit BSPS merupakan pokir anggota DPR RI H. Mori Hanafi. Bantuan tersebut terbagi dalam dua alokasi, masing-masing 117 unit dan 97 unit, yang saat ini tengah berproses di lapangan. Sedangkan 160 unit lainnya merupakan lanjutan program penanganan rumah kumuh di Desa Soro, Kecamatan Kempo.

Rahmat menambahkan, program penanganan rumah kumuh tersebut menjadi bagian dari program nasional yang menyasar 54 daerah di Indonesia. Namun, setelah proses verifikasi, hanya 52 daerah yang dinyatakan lolos dan diundang dalam pertemuan di Jakarta, termasuk Kabupaten Dompu. “Insyaallah Bupati Dompu akan hadir dalam pertemuan di Jakarta, Senin (14/9) depan,” katanya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO