BerandaNTBSUMBAWASPPG Aktif di Sumbawa Baru 21 Persen

SPPG Aktif di Sumbawa Baru 21 Persen

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa mencatat hingga semester kedua tahun 2026, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif baru 24 dari 28 yang beroperasi atau sekitar 21 persen dari target. Dapur program makan bergizi gratis belum ada satupun yang melayani daerah 3T (terluar, terjauh, dan terisolasi).

“Memang dari target yang kita tetapkan masih sangat jauh, tetapi untuk penerima manfaat justru bertambah dari sebelumnya hanya 70.000 menjadi 83.473 orang,” kata anggota Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi kepada Suara NTB, Rabu (14/10).

Ia melanjutkan, target penerima manfaat yang ditetapkan pemerintah sebanyak 198. 869 yang terdiri dari ibu hamil, siswa, anak dan balita, serta ibu menyusui. Hanya saja kata dia,sampai dengan saat ini belum ada satupun penerima manfaat yang berada di wilayah 3T mendapatkan program tersebut.

Khusus untuk SPPG yang berada di wilayah 3T sampai saat ini masih dalam status aglomerasi,sehingga belum ada yang beroperasi. Meski dari segi pembangunannya sudah ada yang 100 persen (tuntas) namun belum bisa beroperasi karena masih menunggu kebijakan pusat.

“Target kita di wilayah 3T ada sekitar 50 SPPG, tetapi sampai saat ini belum ada satupun yang beroperasi meskipun sudah ada SPPG yang bangunannya sudah tuntas,” ujarnya.

Disinggung terkait kebutuhan SPPG di Kabupaten Sumbawa, ia menyebutkan secara keseluruhan dibutuhkan 121 unit dapur. Namun yang baru beroperasi sekitar 28 unit sehingga pengawasan ekstra perlu dilakukan untuk memastikan para penerima manfaat mendapatkan haknya.

Pemerintah juga tengah merapikan penerima manfaat dari SPPG yang sudah beroperasi. Selain itu, pemerintah juga tetap memberikan atensi khusus terkait pembangunan SPPG yang berada di lokasi 3T (terluar, terjauh, dan tersulit) demi melayani penerima manfaat di program tersebut. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO