Taliwang (Suara NTB) – Sekitar 60 produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini telah mendaftar untuk mengisi etalase KSB Mall yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Puluhan produk tersebut berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari makanan olahan hingga kerajinan tangan dan produk oleh-oleh khas daerah.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) KSB, Suryaman mengatakan, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan para pelaku UMKM untuk persiapan pengoperasian KSB Mall. Pertemuan tersebut bertujuan membahas kesiapan produk sekaligus mekanisme kerja sama antara pemilik produk dengan pengelola.
“Kami akan rapat dengan pemilik produk yang akan mengisi KSB Mall pada, Selasa (3/11) besok. Kami ingin melihat terlebih dahulu contoh produknya seperti apa dan bagaimana sistem pengelolaannya,” kata Suryaman.
Menurutnya, seluruh produk yang ditawarkan akan melalui proses pemeriksaan untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar yang telah ditetapkan. Apabila masih ditemukan kekurangan kata dia, pemilik produk akan diminta melakukan penyempurnaan sebelum produknya dipasarkan melalui KSB Mall. “Kita akan cek produknya untuk menyesuaikan dengan standar yang sudah kita tentukan. Kalau ada yang masih kurang akan kita minta pemilik produk memperbaikinya,” ujarnya.
Selain kualitas produk, pertemuan tersebut juga akan membahas skema kerja sama pemasaran. Suryaman mengatakan, salah satu hal yang perlu disepakati dengan pemilik produk adalah mekanisme transaksi antara pengelola dan pemilik produk, termasuk kemungkinan penerapan sistem pembelian putus atau skema lainnya yang disepakati bersama. “Maunya seperti apa. Apa produknya kita beli saja atau ada skema lain yang ditawarkan,” paparnya.
Dari sisi operasional, Suryaman menjelaskan, pengelolaan KSB Mall akan dilakukan langsung oleh Bidang Industri dan UMKM Dinas Koperindag KSB. Sebagian tenaga kerja yang sebelumnya bertugas di Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Poto Tano juga akan dialihkan untuk mendukung operasional fasilitas tersebut.
Ia menambahkan, keberadaan KSB Mall merupakan pengembangan fungsi dari sentra IKM yang sebelumnya berada di kawasan Poto Tano. Karena itu, pengelolaan dan sumber daya manusia yang telah tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung aktivitas KSB Mall.
Adapun jenis produk yang akan ditawarkan cukup beragam, terutama produk yang berpotensi menjadi buah tangan bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Pemerintah daerah berharap keberadaan KSB Mall dapat menjadi salah satu ruang pemasaran bagi produk UMKM lokal di Kabupaten Sumbawa Barat.(bug)



