Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kabupaten Sumbawa, memastikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas berjalan sesuai rencana. Pengurus koperasi sudah menjalin kerjasama dengan bank himbara. “KNMP Bungin itu sudah jalan sesuai target dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). Bahkan dari 65 KNMP yang di bangun tahap pertama. Sejumlah 25 diantaranya sudah jalan dan KNMP Bungin salah satunya,” kata Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat kepada Suara NTB, Kamis (5/11).
Berdasarkan hasil penilaian Kementerian Kelautan dan Perikanan kata dia, KNMP Pulau Bungin sudah berjalan on the track. Capaian itu patut disyukuri karena masih merintis dan masih membutuhkan pendampingan dan pembinaan.
Pengurus KNMP Pulau Bungin lanjutnya, terus menjalin kemitraan dengan pihak lain, sehingga semua unit usaha bisa berjalan dengan optimal. Salah satunya dengan menjalan kerja sama bank himbara. “Saat ini KNMP Pulau Bungin sudah bermitra dengan pihak perbankan. Sebuah prestasi menurut kami karena bisa mendapat kepercayaan dari perbankan,” jelasnya.
Keberadaan KNMP di Pulau Bungin juga telah memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat setempat, terutama bagi para nelayan. Salah satunya dengan beroperasinya cold storage yang menjadikan kualitas ikan tetap terjaga mutunya.
Pemerintah juga akan tetap melakukan pembinaan lebih lanjut terutama kepada para nelayan. Tujuannya bangunan tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya optimis program KNMP akan sukses karena saya melihat pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo sangat pro rakyat, ekonomi kerakyatan benar-benar menjadi perhatiannya,” terangnya.
Ia menjelaskan, koperasi nelayan merah putih merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),sehingga manfaat bagi perekonomian masyarakat khususnya bagi pada nelayan akan semakin menggeliat.
Sejumlah fasilitas penunjang KNMP juga akan dibangun termasuk sarana dan alat penangkapan ikan. Koperasi nelayan ini dikelola oleh koperasi yang sudah terbentuk di masing-masing desa sebagai upaya menumbuhkan ekonomi baru.
“Kita harus optimis keberadaan KNMP akan memberikan manfaat, kalau pemerintah pesimis bagaimana masyarakat bisa tumbuh rasa percaya dirinya. Kami juga akan tetap melakukan pembinaan lebih lanjut,” tukasnya. (ils)



