BerandaNTBSUMBAWA BARATKSB Jadi Daerah Rujukan untuk Pemekaran Daerah

KSB Jadi Daerah Rujukan untuk Pemekaran Daerah

Taliwang (Suara NTB) – Penjabat (Pj) Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (1/2) kemarin. Kedatangan Pj itu khusus menghadiri perayaan Milad 40 Tahun Pondok Pesantren Al Ikhlas Taliwang.

Pj Gubernur tiba kompleks Ponpes yang terletak di lingkungan Tanah Kakan kelurahan Menala itu, sekitar pukul 10.00 Wita dan disambut langsung oleh pengasuh pondok KH. Lalu Zulkifli Muhadli yang tak lain mantan bupati pertama KSB.

Pj Gubernur dalam sambutannya, memberikan apresiasi terhadap eksistensi Ponpes Al Ikhlas Taliwang yang telah puluhan tahun secara konsisten turut berjuang membangun generasi muda NTB menjadi insan terbaik.

“Saya dengar tadi ada abiturennya (lulusan) yang sudah profesor dan sekarang jadi wakil rektor. Ini tentu sangat luar biasa,” cetusnya.

Menurut Pj, usia 40 tahun dalam skala umur manusia adalah pembatas usia menuju fase dewasa. Karena itu ia berharap kepada Ponpes Al Ikhlas Taliwang seiring dengan kedewasaannya, agar terus melanjutkan cita-cita pengabdiannya kepada masyarakat.

“Semoga pondok ini bisa setara dengan pondok-pondok lainnya. Dan pak Kyai (Zulkifli Muhadli) mudah-mudahan di umur 50 tahun nanti lulusan pondok pesantren ini ada yang pencapaiannya lebih baik lagi,” katanya.

Pada bagian lain, Pj Gubernur menyinggung mengenai perkembangan KSB. Sebagai salah satu kabupaten di NTB, menurutnya KSB adalah contoh baik hasil pemekaran daerah. “KSB dalam banyak aspek menjadi yang terdepan di NTB. Contohnya, KSB sudah tuntas STBM dan banyak pencapaian lainnya yang sudah diraih,” pujinya.

Keberhasilan KSB sebagai daerah maju di NTB itu, lanjut Miq Gita sapaan akrabnya, tidak diperoleh dengan cara mudah. Banyak aspek yang mempengaruhinya dan salah satunya dikarenakan pemimpin daerahnya.

“Nah kebetulan pak Kyai Zulkifli Muhadli adalah bupati pertamanya yang telah meletakkan pondasi kuat KSB sama seperti yang dilakukan beliau pada pondok ini,” tukasnya.

Usai mengikuti acara resepsi Milad, Pj Gubernur selanjutnya didaulat oleh pihak Ponpes Al Ikhlas untuk meletakkan batu pertama pembangunan pagar keliling kompleks pondok. Oleh pihak pondok pagar sepanjang 700 meter itu diberi nama “Great Wall’.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO