spot_img
Minggu, Juli 21, 2024
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURTanam Tembakau Pakai Es Batu, Distan Sebut Petani Lotim Luar Biasa

Tanam Tembakau Pakai Es Batu, Distan Sebut Petani Lotim Luar Biasa

Selong (Suara NTB) – Aktivitas masyarakat petani tembakau di wilayah Lombok Timur (Lotim) bagian selatan menanam tembakau menggunakan es batu dipuji Dinas Pertanian (Distan). Petani tembakau di Desa Pene Kecamatan Jerowaru dan sekitarnya itu dinilai sangat kreatif dan inovatif.

Menjawab Suara NTB, Selasa, 2 Juli 2024, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Mirza Sophian menyebut petani tembakau ini luar biasa. Menanam menggunakan es batu di daerah kering menjadi bukti petani di Lotim ini hebat danuar biasa. “Petani kita cerdas karena selalu punya inovasi hadapi tantangan alam,’’ ucapnya.

Selain petaninya yang hebat, menurut Mirza, komoditi tembakau punya daya tarik luar biasa. Saat tidak ada air masih bisa ditanam oleh petani. Tanaman tembakau ini tidaklah membutuhkan air yang besar dengan air secukupnya, masih bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Tanaman tembakau jika dibandingkan dengan komoditi lain dari sisi penggunaan air jauh lebih efisien. Inovasi petani di wilayah selatan yang kekurangan air ini menjadi bukti petani cukup tangguh.

Saat ini, kondisi cuaca sangat susah sekali diprediksi. Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) terjadi anomali cuaca.

Menurut Mirza, sosialisasi Dinas Pertanian agar antisipasi anomali cuaca dinilai sudah berhasil. “Alhamdulillah sosialisasi berhasil antisipasi perubahan cuaca, petani sudah bikin drainase untuk hadapi la nina.

Untuk pengairan, Bendungan Pandanduri ini hanya bisa sampai di Pandan Wangi. Sedangkan di wilayah selatan lagi, Wakan, Pene, Batunampar dan Batu Nampar Selatan diakui kering.

Terhadap lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh bendungan akan coba dihadirkan sumur bor. Saat ini sedang dilakukan survei di beberapa tempat untuk kemudian diusulkan pembangunan sumur bor. Harapannya ke depan bisa lebih mudah petani dalam mengakses air. (rus)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments