Selong (Suara NTB) – Sekitar 400 ribu jemaah membanjiri Lapangan Umum Ummuna Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid Anjani Lombok Timur sebagai lokasi pengajian Akbar Hultah ke 89 Madrasah NWDI, Minggu, 8 September 2024. Di hadapan ratusan ribu jamaahnya tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan, Maulana Syaikh TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani mengajak untuk kompak utuh dan bersatu memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Suryadi Jaya Purnama-TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (SJP-TGF) dalam Pilkada 27 November 2024 mendatang.
Hamzanwadi II ini menyampaikan dalam menghadapi Pilkada, jamaah jangan mudah tergiur bayaran. Maulana Syaikh Zainuddin Atsani menegaskan, dirinya sendiri akan turun untuk turut memperjuangkan kemenangan bagi pasangan SJP-TGF tersebut. “Saya akan datang door to door, saya tidak punya uang, tapi kita punya iman untuk jaga marwah NW,” ungkapnya.

Dalam politik, dikatakan pasti terjadi perbedaan. Dia mengajak untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Tidak boleh ada dendam. Menghadapi situasi politik saat ini katanya dengan santai dan enjoy. “Hati itu jangan ada ego, buang ego jauh-jauh, jamaah buang semua ego itu,” pesannya.
Dikatakan TGKH Atsani, perbedaaan itu merupakan hal yang biasa. Pilihan berbeda itu adalah demokrasi. Tapi, sebagai warga NW yang ingin membuktikan cinta pada pendiri madrasah NWDI dan NBDI, maka warga NW dan murid-murid Maulana Syaikh harus tetap kompak utuh dan bersatu. Siapaun warga NW yang tidak mendukung Tuan Guru Fatihin mengabdi untuk Lotim, berarti dia bohong mengaku cinta pada NW.
Pada momentum puncak Hultah ke 89 Madrasah NWDI itu, Ketum PB NW ini mendeklarasikan nama-nama bakal kepala daerah yang akan didukung NW. Pada kesempata itu juga, NW menyerahkan rekomendasi kepada pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal-Indah Damayanti Putri (Iqbal-Dinda), pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), Lalu Fathul Bahri-HM. Nursiah (Fathul-Nursiah) dan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar), Nauvar Furqony Farinduan-Khaeratun (Farin-Khaeratun).
Rekomendasi dari NW ini beserta dengan koordinator tim dari masing-masing daerah yang siap memperjuangkan kemenangan. Selain itu, NW juga memberikan rekomendasi untuk bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Djarot dan Ansori di Sumbawa. “Mari bersatu di satu barisan, kita berjuang untuk masyarakat dan pilih pemimpin untuk semua bukan pemimpin untuk satu golongan,” terangnya lagi.
Beberapa bait syair menarik dibacakan TGKH Atsani menambah suasana semarak dan penuh khidmat pengajian akbar momentum Hultah ke 89 Madrasan NWDI kemarin. “NTB memilih Iqbal-Dinda, jadi Gubernur pimpinan kita, Lombok Sumbawa satu pilihannya dari NTB untuk dunia,”. “SJP-Fatihin pilihan mulia, Lombok Timur kompak dan setia, kompak bersatu mensukseskannya menjadi Bupati dan Wakil kita,”. Lombok Tengah memilih siapa? Fathul Nursiah itu namanya, pengalamannya terbukti nyata, indah dunia Lombok contohnya.,” . Di Lombok Barat, Farin calonnya, Khaeratun nama pasangannya, mari didukung juga didoa siap diatur mengiring setia,”. Djarot-Ansori kemajuan Sumbawa, ajak semua sanak saudara. Pilihlah dia, dialah pilihan masyarakat Sumbawa.”
TGKH Atsani juga membacakan kembali penggalan wasiat pendiri NW, TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Wasiat yang cukup lama ditulis dan terbukti kejadiannya. Salah satu wasiat tersebut, “Wahai anakku kalian abi turen, mari bersatu di satu aren, mari bersatu di satu barisan karena NW-lah bapakmu yang tulen,”.
Bakal Calol Wakil Bupati Lotim, Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin alias TGF mengajak untuk seayun selangkah dengan Pengurus Besar NW sebagai penerus pendiri NW, NWDI dan NBDI. Sang pahlawan nasional katanya tidak mungkin salah pilih dalam memilih penerusnya yang sekarang sebagai Ketua Umum PB NW.
“Semua jamaah, semua pengurus, Nahdiyin dan nahdiyat, guru dan ustad bersama-sama selangkah seayun bersama pengurus besar NW,” pesannya. Termasuk dalam memenangkannya bertarung bersama SJP dalam Pilkada 2024. “Saya, cucu pendiri siap maju perjuangkan dan membangun Lotim tercinta ke arah yang lebih baik,” ungkapya.
“Jangan ada dusta diantara kita,” imbuhnya lagi. Pertanyaan yang berisi ungkapan sami’na-waatho’na yang disampaikan TGF disambut riuh jamaah dengan ucapan sama beserta dengan maknanya. “Sami’na waatho’na, kami dengar dan kami setia,” teriakan ratusan ribu jamaah.
Sekretaris Jenderal PB NW, Prof. Dr. Zaenal Arifin Munir, mengemukakan NW sekarang terus mengembangkan kiprahnya untuk pembangunan bangsa. Saat ini, Pengurus Wilayah (PW) NW ada di 38 Provinsi se Indonesia. Sudah terbentuk juga kepengurusan di luar negeri, seperti di Saudi Arabia, Yaman, Sudan, Mesir dan beberapa negara di Asia Tenggara.
Kegiatan peringatan Hultah Madrasah ke 89 NWDI tak sekadar mengingatkan akan sejarah perjuangan, tapi jadi bukti nyata NW terus membangun bangsa. NW terus berbenah dan berkiprah berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat. Selama hampir 9 dekade, NW membangun lembaga pendidikan di seluruh penjuru Indonesia. Sampai saat ini, sudah terbentuk 2.500 lembaga pendidikan NW berdiri kokoh dari Sabang sampai Merauke. “Lembaga ini tak saja memberikan pendidikan formal, tapi mengintegrasikan nilai agama, moral dan kebangsaan sebagai wujud nyata bangun bangsa,” ujarnya. (rus/*)

