spot_img
Rabu, Januari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATASN KSB Diimbau Patuhi Jam Kerja Selama Ramadan

ASN KSB Diimbau Patuhi Jam Kerja Selama Ramadan

Taliwang (Suara NTB) – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat, Mulyadi mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda KSB untuk mematuhi dan mentaati peraturan jam kerja selama Ramadan tahun 1446 H/2025 M.

“Mulai Senin, 3 Maret 2025 kita ada perubahan jadwal masuk kerja selama Ramadan. Dan itu harus ditaati oleh semua ASN tanpa terkecuali,” cetus Mulyadi.

Ia menjelaskan, selama Ramadan, jam kerja ASN mengalami penyesuaian. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara. Dalam aturan itu, jam kerja instansi pemerintah dimulai pukul 08.00 waktu setempat, baik instansi pusat maupun daerah.

“Dengan perubahan itu, total dalam sepekan (5 hari kerja) para ASN bekerja selama 32 jam 30 menit. Agak pendek dari hari-hari biasa,” sebut Mulyadi.

Adanya pengurangan jam kerja selama bulan Ramadan itu, Mulyadi menyebut, penting kemudian para ASN benar-benar disiplin. ASN harus masuk kerja pada waktu yang telah ditetapkan agar jalannya roda layanan pemerintah di instansi masing-masing tetap optimal seperti di hari-hari biasa. “Jangan karena waktu kerja lebih pendek kemudian memangkas juga produktifitas layanan kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain mengimbau agar mematuhi jam kerja, Mulyadi turut mengingatkan para ASN untuk aktif dalam kegiatan Ramadan. Ia mengatakan, ASN lingkup KTC (pusat perkantoran Pemda KSB) untuk selalu mengikuti kegiatan tadarusan di Masjid Agung Darussalam setiap selesai shalat Dzuhur. Termasuk juga menjalankan ibadah salat tarawih di Masjid Agung Darussalam berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan.

“Aturan para ASN untuk mengikuti shalat dzuhur dan tadarusan di Masjid Agung Darussalam bagi yang berkantor di KTC itu sifatnya wajib sebenarnya karena masuk dalam bagian jam kerja,” pungkas Mulyadi seraya menyatakan, tidak ada alasan bermalas-masalan selama bulan Ramadan. “Bekerja lebih keras di bulan Ramadan juatru akan menambah amal ibadah puasa kita,” imbuhnya. (bug)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO