Rabu, April 22, 2026

BerandaBIMAProgram Selasa Menyapa, Pemkab Bima Ditargetkan Sasar 191 Desa

Program Selasa Menyapa, Pemkab Bima Ditargetkan Sasar 191 Desa

Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Bima melanjutkan program Selasa Menyapa secara bertahap dengan target menjangkau seluruh 191 desa. Program ini dimulai dengan menyasar desa-desa yang belum tersentuh pada tahap pertama.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Bima, Suryadin, mengatakan pencanangan tahap kedua program Selasa Menyapa semula dijadwalkan pekan ini, namun mengalami penyesuaian waktu.

“Iya, sudah direncanakan akan ada pencanangan Selasa Menyapa putaran kedua. Awalnya itu akan dilaksanakan di Selasa pekan ini, karena Bupati mengikuti rakor di Jakarta, maka itu digeser ke hari Kamis dan Jumat,” ujarnya, Selasa (21/4).

Program ini akan diawali di Kecamatan Lambu, tepatnya di Desa Sangga. Kegiatan kemudian berlanjut ke Kecamatan Lambitu dengan lokasi di Desa Kaboro pada pekan berikutnya.

Suryadin menjelaskan, desa yang menjadi sasaran pada tahap ini adalah wilayah yang belum dikunjungi sebelumnya. Setiap kecamatan menetapkan dua desa sebagai lokasi kegiatan.

“Iya, dengan sendirinya kecamatan yang pada putaran pertama sudah melaksanakan itu tidak menjadi lokasi target. Nah, di putaran kedua ini yang akan dikunjungi adalah desa yang belum, dan masing-masing kecamatan itu menetapkan dua desa,” jelasnya.

Program ini dirancang sebagai layanan jemput bola pemerintah daerah, dengan target seluruh desa di Kabupaten Bima dapat terjangkau secara bertahap.
Selain pelayanan, kegiatan juga didukung dana stimulan sekitar Rp50 juta di setiap kecamatan untuk mendukung kebutuhan prioritas masyarakat.

“Nah, itu kalau tidak salah secara teknis dana stimulan itu sekitar Rp50 juta saja. Dana stimulan itu misalnya digunakan untuk rabat jalan dan lain sebagainya, seperti itu,” ujarnya.

Berbagai layanan organisasi perangkat daerah (OPD) dibawa langsung ke kecamatan,agar masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan dasar. Ia mencontohkan, Dinas Dukcapil melayani administrasi kependudukan, supaya masyarakat bisa mengakses layanan seperti KTP dan kartu keluarga.

Pada tahap pertama, program Selasa Menyapa telah menjangkau puluhan desa dengan layanan administrasi kependudukan, kesehatan, hingga kegiatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Putaran kedua diharapkan memperluas jangkauan layanan sekaligus memastikan seluruh desa mendapat sentuhan langsung pemerintah daerah. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO