Praya (Suara NTB) – Seorang Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabiah Basarudin dipastikan gagal berangkat menunaikan ibadah haji. Hal ini setelah warga Kecamatan Praya Timur tersebut mengalami stroke beberapa hari jelang keberangkatan. Rabiah sendiri masuk daftar JCH di kelompok terbang (kloter) 2 embarkasi Lombok yang berangkat Rabu (22/4/2026) pagi.
“Pihak keluarga sudah mengkonfirmasi beberapa hari yang lalu kalau ia (Rabiah Basarudin) mengalami stroke dan tidak bisa berangkat menuaikan ibadah haji tahun ini,” ungkap Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Loteng H. Lalu Samsul Hadi, kepada Suara NTB, Kamis (23/4).
Posisi JCH yang bersangkutan di kloter 2 pun sudah diisi oleh JCH kloter 7 asal Loteng lainnya. Dengan begitu, jumlah JCH yang berangkat di kloter 2 embarkasi Lombok tetap berjumlah 393 orang. “Jadi begitu kita mendapat informasi ada JCH kloter 2 gagal berangkat, langsung diganti JCH dari kloter 7,” imbuhnya.
Untuk Loteng, total ada 1.174 JCH yang akan berangkat tahun ini. Terbagi dalam empat kloter. Masing-masing dua kloter utuh dan campuran. Secara umum kondisi JCH yang berangkat, khususnya Kloter 2 dalam kondisi baik. Di mana ada beberapa JCH yang masuk kategori lansia. Dengan usia tertinggi 90 tahun.
Dari total JCH di kloter 2 yang berangkat ada enam JCH yang menggunakan kursi roda. “JCH dengan kategori lansia serta pengguna kursi roda ini nantinya akan mendapat tetap mendapat pendamping khusus dari tim medis maupun petugas pendamping haji. Untuk memastikan, mereka bisa menjalankan ibadah haji dengan lancer,” sebutnya.
Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., berharap selama menjalankan ibadah haji para JCH asal Loteng bisa tetap menjaga kesehatan, makanan serta istirahat yang cukup. Supaya bisa menunaikan semua tahapan ibadah haji secara baik. Dan, tentunya bisa kembali ke rumah dengan selamat nantinya.
“Tidak kalah penting selama di tanah suci, kita berharap JCH asal Loteng bisa mematuhi aturan yang ada serta senantiasa mengikuti intruksi dan arahan dari pendamping haji yang ada,” tegas Ketua DPD II Partai Golkar Loteng ini. (kir)

