Praya (Suara NTB) – Ajang balap roda empat paling prestisius di kawasan Asia, GT World Challenge Asia 2026 by AWS siap mentas di Pertamina Mandalika International Circuit akhir pekan ini. Sebanyak 22 supercar dari berbagai pabrikan otomotif dunia bakal tampil untuk adu kecepatan dan ketahanan di sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,3 km tersebut. Dengan sekitar 44 pembalap bakal ambil bagian, termasuk pembalap asal Indonesia selaku tuan rumah.
Beberapa pembalap top dunia yang sudah dipastikan turun di lintasan Sirkuit Mandalika pada tanggal 1 sampai 3 Mei 2026 mendatang diantaranya Jules Gounon, pembalap pabrikan Mercedes-AMG sekaligus juara berbagai ajang GT dunia. Kemudian ada nama Raffaele Marciello, mantan juara GT World Challenge dan pembalap top GT3 global. Ditambah Nick Foster pembalap yang sudah kenyang membalap diberbagai ajang GT hingga Porsche Carrera Cup Asia.
Indonesia selaku tuan rumah juga akan mengirim sejumlah nama beken. Diantaranya, Setiawan Santoso dan Andrés Pato. Satu nama lain yakni pembalap top dunia dari Indoneia Sean Gelael yang saat ini masih aktif membalap disejumlah ajang balap mobil internasional.
“Kehadiran sejumlah pembalap internasional ternama dan berprestasi tersebut kian memperkuat kualitas kompetisi yang akan tersaji di sirkuit Mandalika nantinya,” ungkap Direktur Utama Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Priandhi Satria, dalam keterangnya di Mataram, Selasa (28/4/2026).
Selain gengsi pembalap, GT World Challenge Asia Mandalika 2026 ini juga akan menjadi ajang adu gengsi sejumlah merk otomotif ternama dunia. Mulai dari Porsche, BMW, Mercedes-AMG, Ferrari, Lamborghini, Audi hingga Nissan. Dengan Porsche menjadi pabrikan dengan jumlah entri terbanyak melalui model 911 GT3 R yang diturunkan oleh sejumlah tim. Seperti Origine Motorsport, Porsche Center Okazaki, Phantom Global Racing, AMAC Motorsport serta Absolute Racing.
Pabrikan BMW akan turun dengan model M4 GT3 yang digunakan oleh Team Studie dan Team KRC. Kemudian Mercedes-AMG mengandalkan GT3 Evo melalui Climax Racing dan Craft-Bamboo Racing.
Pabrikan asal Italia, Ferrari akan hadir dengan model 488 GT3 Evo yang digunakan oleh tim seperti 33R Harmony Racing, Winhere Harmony Racing serta Garage 75 yang akan diperkuat Sean Gelael. Pabrikan Lamborghini menurukan model Huracán GT3 Evo, Audi dengan model R8 LMS GT3 Evo II dan Nissan dengan GT-R NISMO GT3-nya akan melengkapi persaingan di ajang kali ini.
Untuk peserta dan mobil yang akan turun memang ada penurunan dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun lalu. Tetapi grid GT World Challenge Asia Mandalika 2026 tetap kompetitif dengan hadirkan hamper semua pabrikan otomotif dunia. Kendati dengan jumlah peserta yang lebih selektif.
“Kami optimis penyelenggaraan GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika tahun ini akan tetap menghadirkan kualitas kompetisi yang tinggi. Kendati jumla pembalap dan mobil yang turun mengalami penuruna. Karena memang Sirkuit Mandalika merupkana sirkuit dengan karakter yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri bagi tim serta pembalap internasional,” ujarnya seraya menambahkan, hadirnya ajang tersebut memberikan dampak positif bagi daerah. Baik itu dari sisi penyerapan tenaga kerja, pariwisata dan ekonomi daerah. (kir)

