Praya (Suara NTB) – Setelah lebih dari setahun kosong, kursi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) akhirnya diterisi. Pengisian itu ditandai dengan dilantiknya M. Najib Daud Muhsin, S.H., sebagai anggota DPRD Loteng yang baru melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029.
Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, S.Ag., dalam rapat paripurna DPRD Loteng yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Loteng, Senin (18/5/2026).
Pelantikan M. Najib sekaligus mengakhiri polemik pengisian kursi PPP di DPRD Loteng pasca-pencopotan secara tidak hormat Lalu Nursai sebagai anggota DPRD Loteng. Setelah yang bersangkutan terjerat kasus dugaan penggunaan ijazah palsu paket C saat pencalonan di Pemilu legislatif 2024 lalu. Dengan begitu seluruh kursi di DPRD Loteng kini dinyatakan lengkap.
Pada Pemilu legislatif 2024 lalu, M. Najib merupakan calon anggota legislatif (Caleg) PPP daerah pemilihan (dapil) IV (Praya Barat-Praya Barat Daya) dengan perolehan suara terbanyak ketiga (3.183 suara). Di bawah Lalu Nursai dan (alm) H. Jumedan. Baik M. Najib maupun (alm) H. Jumedan sebelumnya sempat mengajukan pengunduran diri setelah pemilu legislatif.
Ketika Lalu Nursai diberhentikan karena tersangkut kasus hukum, kursi PPP sempat diklaim oleh Sahabudin yang kemudian juga ikut terlilit kasus hukum dugaan penggunaan ijazah palsu S1. Nama (alm) H. Jumendan kemudian muncul sebagai usulan untuk PAW. Namun belum sempat namanya diajukan ke Gubernur NTB, H. Jumendan keburu meninggal dunia.
Sampai kemudian muncul usulan nana Sahiburrahman. Namun, pada akhirnya DPP PPP tetap mengusulkan M. Najib sebagai PAW, karena secara kepartaian namanya masih menjadi kader PPP. Kendati sudah sempat mengajukan pengunduran di lewat DPC PPP Loteng.
Terlepas dari polemik yang ada, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., dalam sambutanya menegaskan, yang paling penting sekarang kehadiran anggota DPRD Loteng yang baru tersebut bisa memberikan tambahan kekuatan bagi DPRD Loteng. Dengan begitu, kinerja DPRD Loteng kedepan bisa terus meningkat dalam mengawal jalanya pembangunan maupun dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah ini.
“Kehadiran anggota DPRD Loteng baru ini juga diharapkan bisa mendukung penguatan sinergi antara DPRD Loteng dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Terlebih, tantangan pembangunan di Loteng ke depan kian kompleks, sehingga dibutuhkan kerja sama yang harmonis antara Pemkab Loteng dengan legislatif. Hal ini supaya pembangunan di Loteng bisa berjalan sesuai dengan rencana dan tentunya tepat sasaran. Dengan begitu, manfaat pembangunan bisa dirasakan semaksimal mungkin oleh masyarakat di Loteng.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, S.Ag., secara khususnya menyampaikan apresiasi kepada Lalu Nursai yang selama menjadi angora DPRD Loteng telah bekerja dengan maksimal dan sungguh-sungguh. “Kami tetap apresiasi kepada Lalu Nursai yang telah bekerja maksimal menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Loteng,” tutupnya. (kir)

