BerandaNTBDOMPUHewan Kurban Presiden di Dompu Seberat 793 Kilogram

Hewan Kurban Presiden di Dompu Seberat 793 Kilogram

Dompu (Suara NTB) – Masyarakat Dompu mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. Sapi yang dibeli dari peternak ini jenis Limosin usia 3 tahun seberat 793 kilogram. Sapi ini akan disembelih di Masjid Al Ikhlas Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu.

Sapi Limosin ini merupakn hasil Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik oleh peternak dan dibesarkan dengan cara pengkandangan sederhana hingga memiliki bobot 793 kilogram di usia 3 tahun. Sapi ini dibayar kantor Kepresidenan seharga Rp93 juta termasuk pajaknya.

Ilham, peternak asal Selarang Desa Matua, Kecamatan Woja selaku pemilik ternak sapi merasa bersyukur sapinya bisa dibeli Presiden Prabowo untuk dibantukan kepada warga Dompu pada momen Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 ini. “Harga Rp93 juta itu termasuk pajak. Syukurnya, kami tinggal menyerahkan sapi ke pengurus BKM Masjid Al Ikhlas Bada. Pengurus BKM yang mengurus penyembelihan hingga pendistribusian dagingnya kepada masyarakat yang berhak,” ungkap Ilham.

Ia juga mengaku, proses serah terima sapi ini dilakukan di Kantor Gubernur NTB dan dihadiri langsung oleh 3 orang perwakilan Kantor Kepresidenan, Rabu (20/5). Semua peternak dibeli ternaknya untuk hewan kurban presiden dikumpulkan. “Kemarin kami ditemani langsung oleh Kepala Dinas Peternakan Dompu,” ungkapnya.

Sebelum dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, Ilham mengaku mengajukan penawaran setelah mendapatkan informasi bahwa Presiden akan membeli sapi terbaik dari daerah setempat untuk disumbangkan sebagai hewan kurban. Sapi kemudian disurvei dan diverifikasi oleh tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. “Video sapinya dikirim ke Kantor Kepresidenan. Dikira kerbau oleh orang karena warnanya yang hitam,” kenang Ilham.

Ilham mengaku, sapi tersebut masih bisa tumbuh dengan bobot lebih dari 1 ton. Tetapi harus dirawat lebih baik dengan pakan yang lebih baik seperti pemberian dedak, pakan lamtoro, vitamin dan lainnya. Sementara, sapi ini hanya diberi pakan hijauan rumput gajah.

Sapi dengan bobot di atas 600 kilogram hanya bisa didapat oleh jenis eksotis. Sapi jenis ini memiliki badan yang besar dan tinggi, sehingga sangat mudah dinaikkan bobotnya. Berbeda dengan jenis Sapi Bali yang dikembangkan peternak Dompu pada umumnya. “Kalau lokal Sapi Bali maksimal bobotnya 500 – 600 kg,” ungkap Ilham.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, SP., yang dihubungi terpisah mengatakan, penyerahan hewan kurban ini menjadi tahun kedua Presiden Prabowo menyumbangkan sapi kurban di setiap daerah. Tahun 2025 lalu, sapi kurban dari Presiden didapat dari peternak di Desa Manggeasi dan disembelih oleh pengurus BKM Masjid Manggeasi.

“Alhamdulillah tahun ini kembali dapat. Kemarin kami hadir langsung di Mataram bersama peternaknya untuk menerima serah terima dari perwakilan Kantor Kepresidenan,” ungkapnya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO