BerandaNTBSUMBAWAAlami Deviasi Negatif, Kontraktor KNMP Labuhan Sangoro Diminta Tambah Pekerja 

Alami Deviasi Negatif, Kontraktor KNMP Labuhan Sangoro Diminta Tambah Pekerja 

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, meminta kontraktor pelaksana pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Labuhan Sangoro, menambah pekerja untuk mengejar deviasi yang masih negatif saat ini.

“Progresnya lebih kurang 50 persen dari target yang ditetapkan di angka 70 persen, sehingga konsultan perencana meminta mereka untuk menambah tenaga kerja dan waktu  untuk mengejar angka 70 persen,” Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, Jumat, 22 Mei 2026.

Di pelaksanaan proyek tersebut lanjut Dayat, pemerintah daerah hanya bersifat fasilitator dan koordinasi, karena PPK dan pengawas langsung dari pusat. Karena daerah hanya sebagai penerima manfaat program, sehingga pemerintah meminta kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian proyek tersebut.

“Proyek ini tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah, kita hanya penerima manfaat. Sehingga kita minta kepada kontraktor pelaksana untuk melakukan percepatan,” ucapnya.

Ia menyebutkan, 50 persen progres tersebut merupakan bagi dari pembangunan bengkel, kios perbekalan, shelter cold boks,  dan pabrik es. Sementara pembangunan fisik yang besar seperti lokasi tambatan perahu nelayan yang masih dalam proses pembangunan.

“Kalau tidak salah proyek ini harus tuntas dalam satu bulan kedepan (Juni, red) sesuai kontrak yang sudah ditandatangani oleh kontraktor pelaksana,” jelasnya..

Fasilitas yang sudah terbangun nantinya akan dikelola oleh koperasi merah putih yang saat ini sudah dibentuk oleh pemerintah,sehingga diharapkan akan terjadi pertumbuhan ekonomi di masyarakat wilayah pesisir dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan.

“Tujuan akhir dari program tersebut meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat desa nelayan sekaligus penataan kawasan nya agar tidak terkesan kumuh,” ujarnya.

Program kampung nelayan merah putih ini dianggap sangat menguntungkan bagi masyarakat yang ada di desa,sehingga masyarakat yang dulunya mencari ikan keluar daerah bisa tertarik kembali dan menggeluti sektor perikanan yang ada di desanya.

“Potensi kelautan di Labuhan Sangoro sangat banyak terutama hasil perikanan tangkapnya. Tentu dengan adanya pembangunan pabrik es maka ikan yang ditangkap masyarakat bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama,” tukasnya. (ils) 

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO